Bocah Sepulang Sekolah di Cianjur Dikeroyok Anjing Liar hingga Luka Parah, Tragis
ERA.id - Anak perempuan, Cira Safira (8) yang digigit anjing liar sepulang sekolah di Kampung Cilimus, Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus membaik kondisinya setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur.
Humas RSUD Sayang Cianjur Raya, Sandi, Jumat (30/1/2026) mengatakan, korban sudah mendapatkan berbagai penanganan medis untuk banyak luka yang dideritanya.
Dia menjelaskan korban datang dalam kondisi sadar namun penuh luka, sehingga luka tersebut lekas dijahit dan diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR).
"Korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah, namun selama menjalani rawat jalan tetap mendapat pengawasan dari puskesmas setempat," katanya.
Sementara Kepala Desa Mekarjaya, Kecamatan Pasirkuda Ahmad Saepudin mengatakan, serangan anjing liar tersebut baru pertama kali terjadi di Kampung Cilimus.
Awalnya korban hendak pulang ke rumah dari sekolah, tiba-tiba di jalanan, dia diserang delapan ekor anjing liar sehingga luka parah. Warga yang mendapati hal tersebut langsung membantu dan membawa korban ke puskesmas.
"Korban sempat berusaha lari namun seekor anjing berhasil menggigit-nya hingga terjatuh, sehingga anjing lainnya ikut menggigit korban," katanya.
Serangan anjing liar berhenti setelah seorang warga berhasil menghalau dengan kayu dan langsung membawa korban ke puskesmas terdekat. Setelah diperiksa, luka yang diderita cukup parah dan korban terpaksa dirujuk ke RSUD Sayang.
Adapun warga yang geram dengan kawanan anjing liar langsung memburu dan membunuh para anjing. Mereka takut para anjing menyerang warga terutama anak-anak.
"Semua anjing yang menyerang sudah ditangkap dan dibunuh warga karena ditakutkan kembali menyerang siapa saja yang melintas terutama anak-anak," katanya.