Misteri Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi, Polisi: Milik Bank Indonesia

ERA.id - Video viral yang memperlihatkan cacahan uang berserakan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di kawasan Setu, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap. Cacahan uang itu ternyata milik Bank Indonesia (BI). 

"Ya betul cacahan uang yang dimusnahkan BI," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni saat dihubungi, Kamis (5/2/2026). 

Hasil ini diketahui usai polisi berkoordinasi dengan pihak BI. Cacahan uang itu juga merupakan limbah hasil pemusnahan cetakan uang lama. Polisi masih melakukan serangkaian pendalaman terkait kasus ini.

"Harusnya dibuang ke Bantargebang tapi pihak yang di-hire untuk membuang, dibuang ke lokasi kemarin," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan total 21 karung diduga berisi potongan uang kertas rupiah dengan kondisi sudah dicacah-cacah dari sebuah TPS liar di Desa Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekasi.

"Langkah ini kami ambil untuk mencegah penyalahgunaan material tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah di Cikarang, Rabu, melansir Antara.

Ia mengungkapkan petugas langsung bergerak ke lokasi ditemukan uang dimaksud usai menerima laporan dari masyarakat yang diperkuat dengan informasi di media sosial terkait temuan tersebut.

"Kami mengamankan lokasi dan barang bukti agar tidak menjadi konsumsi publik yang tidak bertanggung jawab. Saat ini kami mengamankan sekitar 21 karung berisi cacahan kertas yang diduga merupakan potongan uang pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp2 ribu," katanya.

Petugas telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus ini, termasuk pemilik lahan serta tiga orang pekerja pemilah sampah. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk menyelidiki aktivitas pengelolaan sampah ilegal di lokasi tersebut.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memastikan apakah cacahan tersebut merupakan uang asli, palsu, atau hanya limbah lain. Sebab, bagaimanapun juga, uang adalah dokumen negara yang harus diamankan," ujarnya.