Penuhi Panggilan Komnas Perlindungan Anak, Virgoun Pilih Bungkam

ERA.id - Musisi Virgoun memenuhi panggilan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), untuk memberikan klarifikasi terkait aduan mantan istrinya, Inara Rusli. Virgoun hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Andy Santika dan Sandy Arifin.

Berdasarkan pantauan ERA, Virgoun tiba di kantor Komnas PA sekitar pukul 10.45 WIB. Ia datang dengan mengenakan kaos dan kemeja hitam lengkap dengan topi di kepalanya. Virgoun memilih bungkam saat ditanyi oleh awak media.

"Hari ini agenda kami memenuhi panggilan Komnas Perlindungan Anak. Jadi kami baru bisa kasih statement mungkin setelah kita klarifikasi dulu ya," ujar Andy di Komnas Anak, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Kehadiran Virgoun ini merupakan hasil dari panggilan kedua oleh Komnas PA yang sebelumnya diagendakan pada Selasa, 3 Februari 2026. Virgoun pun diminta untuk klarifikasi terkait aduan Inara Rusli atas dugaan pengambilan paksa dan menutup akses anak-anak dari ibunya.

Padahal, berdasarkan putusan Pengadilan Agama, hak asuh ketiga anak mereka berada di tangan Inara.

"Seperti yang kita sampaikan kemarin, ada laporan dari ibu yang mempunyai hak asuh bahwa anaknya dibawa paksa tanpa persetujuan dari yang memiliki hak untuk mengasuh anak. Dan ya, dia ditutup aksesnya untuk bertemu dengan anak-anaknya,” ujar Agustinus selaku Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan, Selasa (3/2/2026).

Agenda klarifikasi ini difokuskan pada kronologi keberadaan anak-anak yang saat ini berada di bawah pengawasan Virgoun. Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi anak-anak, meski mereka tetap menghormati proses yang sedang berjalan.

Hingga saat ini, proses klarifikasi masih berlangsung di kantor Komnas PA, Jakarta Timur.