Usai Bunuh Ali Khamenei, Trump Tegaskan Tetap Lanjut Serang Iran

ERA.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan serangan terhadap Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan tercapai. 

Dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social miliknya, Trump menegaskan serangan terhadap Iran akan terus berlanjut usai kematian Ayatollah Ali Khamenei. Pertempuran ini akan dilanjutkan hingga seluruh tujuan Amerika Serikat tercapai tanpa menyebut spesifikasi lebih lanjut. 

"Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut hingga semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat," kata Trump, dikutip Al Jazeera, Senin (2/3/2026).

Pada video tersebut, ia juga mengonfirmasi tiga tantara AS tewas dan lima lainnya terluka parah selama serangan militer terhadap Iran. Namun di sisi lain, jumlah korban jiwa itu justru 

"Kita memiliki tiga korban jiwa, tetapi kita memperkirakan akan ada korban jiwa (tambahan). Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia," tegasnya. 

Terkait kematian Ali Khamenei dan tokoh penting pemerintahan Iran, Trump mengaku tidak percaya. Ia tidak menduga kematian Khamenei bisa lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan.

"Para pejabat Iran dan AS sedang berbicara," tambahnya. 

Diketahui Ali Khamenei tewas dalam serangan Israel-AS pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Khamenei tewas bersama anak, menantu dan juga cucunya. 

Iran lantas menetapkan masa berkabung selama 40 hari atas kematian petingginya. 

Khamenei telah menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan pendiri Iran pasca-Shah, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang memimpin revolusi Iran tahun 1979.

Pemimpin tertinggi memegang otoritas tertinggi atas semua cabang pemerintahan, militer, dan peradilan, sekaligus bertindak sebagai pemimpin spiritual negara.