Anggota DPRD Jakarta Kenneth Kritik Suasana Terminal Kalideres Jelang Mudik
ERA.id - Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PDIP, Hardiyanto Kenneth, menginspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), Selasa (17/3).
Dia melihat langsung kondisi fasilitas terminal sekaligus memastikan para pemudik mendapatkan pelayanan yang layak, aman, dan nyaman saat arus mudik Lebaran 2026.
“Secara umum operasional terminal berjalan cukup baik. Fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, serta papan informasi sudah tersedia dan berfungsi,” ujar Kenneth di Terminal Kalideres, Selasa (17/3/2026).
Meski demikian, pria yang akrab disapa Bang Kent itu mencatat masih ada sejumlah hal yang perlu segera dibenahi. Satu di antaranya terkait kebersihan fasilitas, khususnya pada toilet dan beberapa sudut ruang tunggu yang dinilai belum optimal.
“Kami meminta pengelola Terminal Kalideres ini bisa meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan petugas kebersihan siaga selama 24 jam, mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan," ucap Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.
Kent juga menyoroti minimnya fasilitas penyejuk ruangan di ruang tunggu penumpang. Menurutnya, kondisi ruang tunggu di Terminal Kalideres masih kurang nyaman, terlebih di tengah cuaca panas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Memang kondisi cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan penyejuk udara,” ujarnya.
Selain itu, Kent menilai masih terdapat potensi penumpukan penumpang di sejumlah titik, seperti area boarding dan loket tiket. Ia mendorong adanya pengaturan antrean yang lebih tertib serta penambahan petugas untuk mengurai kepadatan.
Lebih lanjut, Kent mengungkapkan pihaknya berpeluang merenovasi Terminal Kalideres agar meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Namun ia belum dapat memastikan waktu pelaksanaannya, sebab wacana ini perlu dibahas lebih lanjut dalam rapat DPRD DKI Jakarta.
“Terminal ini memang umurnya sudah cukup tua dan memang sudah selayaknya direnovasi agar menjadi lebih baik. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan. Terminal Kalideres memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jakarta Barat, sehingga perlu ditingkatkan menjadi lebih representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.
Dari sisi keamanan, Kent mengapresiasi kehadiran petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan. Meski begitu, ia tetap mendorong agar pengawasan diperketat guna mengantisipasi praktik percaloan tiket serta potensi tindak kriminal.
“Kami juga meminta agar seluruh armada bus dipastikan dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan rutin demi keselamatan penumpang,” tambahnya.
Dalam sidak tersebut, Kent turut berdialog dengan sejumlah pemudik. Ia menerima berbagai masukan, mulai dari kepastian jadwal keberangkatan hingga peningkatan kenyamanan ruang tunggu dan keamanan barang bawaan.
Para pemudik juga berharap adanya penyampaian informasi yang lebih jelas dan mudah diakses, baik melalui papan digital maupun petugas di lapangan.
Kent mengatakan arus mudik merupakan momen krusial yang membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh pihak. Makanya ia meminta Dinas Perhubungan dan pengelola terminal segera melakukan evaluasi menyeluruh.
Ia juga mengimbau para pemudik untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.
“Terminal Kalideres harus menjadi simpul transportasi yang modern, nyaman, dan berpihak pada masyarakat,” tutupnya.