Cerita Junior Roberts dan Nayla Purnama Jadi Anak SMA di Serial 12 IPA 4

ERA.id - Junior Roberts dan Nayla Purnama dipasangkan dalam serial terbaru WeTv Indonesia dan Unlimeted Production, 12 IPA 4. Junior dan Nayala pun mendapat tantangan baru hingga harus mengubah penampilan. 

Dalam serial ini, Junior dan Nayla menjadi anak SMA yang harus mengubah penampilannya dari kehidupan nyata. Junior yang berperan sebagai Jarvis mengaku harus memotong rambutnya demi terlihat seperti anak sekolahan.

"Kalau persiapan kalau dari akunya sih pertama rambut, biar kelihatan lebih muda. Terus habis itu berusaha untuk tingkah lakunya lebih anak muda gitu sih, karena kan sekarang sudah mulai dewasa ya, jadi agak mulai posturnya mulai dewasa kan, jadi harus balik ke bocah-bocahin lagi gitu," ujar Junior Robert saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026).

Namun perubahan penampilan itu justru berbeda dari Nayla yang bermain sebagai Hanin. Nayla mengungkap ia justru harus memasang rambut sambung agar memiliki kemiripan dengan karakter yang dimainkan.

"Kalau buat aku, aku kebalikannya, aku extension rambut memang supaya lebih dapet karakter Hanin-nya. Jadi aku ada extension rambut," tutur Nayla.

Selain memasang rambut sambungan, Nayla juga dituntut untuk bisa menari dalam serial 12 IPA 4. Hal ini lantaran kisah yang disajikan dalam serial ini sangat menarik untuk disaksikan.

"Salah satu yang paling menarik adalah persiapan dance-nya sebenarnya. Karena seperti tadi disebut sama Mas Oswin kalau di judul ini yang menariknya adalah lumayan banyak elemen-elemen menarik yang itu sangat baru banget buat aku, jadi aku kayak belajar dari nol lagi," jelas Nayla.

Sementara itu, Country Head WeTv Indonesia Febriamy Hutapea berharap jajaran pemain bisa menghidupkan karakter yang sudah disiapkan. Ia juga berharap serial ini bisa diterima oleh masyarakat.

"Harapannya setiap cast di sini bisa menghidupkan setiap karakternya yang sudah memang didesain dari proses skrip, proses penulisan, sehingga nantinya menjadi karya yang luar biasa, yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat dan emosinya semua bisa sampai secara visual kepada teman-teman semua," ujar Febri.