Gandeng Viky Sianipar, Bene Dion Garap Film Musikal Batak Lewat Pulang Kampung

ERA.id - Sutradara Bene Dion Rajaguguk kembali dengan karya terbaru lewat film musikal Pulang Kampung. Bene mengungkap ide membuat film musikal Batak ini berasal dari pengalaman pribadinya.

Bersama dengan Imajinari, Bene mengatakan film musikal Batak ini berawal dari keresahannya melihat kumpulan ibu-ibu yang bernyanyi saat menonton film Ngeri-Ngeri Sedap. Padahal, kata Bene, nyanyian itu tidak diperlukan saat menonton adegan sedih di film.

“Konsep adegan dan momennya itu untuk sedih, malah inang-inang gereja yang lagi nobar ini nyanyi semua. Jadi kayak mikir, "Lho, kok pada nyanyi? Nangis dong, jangan nyanyi!" Akhirnya mikir, apa perlu ya bikin film Batak yang supaya nanti orang-orang pas nonton ikut nyanyi? Itu pemicu pertama kali kenapa aku pengen bikin film musikal Batak,” ujar Bene Dion saat ditemui di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).

Dari pengalaman itu pun Bene mulai memikirkan film musikal bertema Batak yang selama ini juga menjadi identitasnya di dunia perfilman. Demi membuat film musikal Batak ini, Bene menggandeng Viky Sianipar dalam menggarap musik serta lagu. 

Bersama dengan Viky Sianipar, Bene mulai membuat daftar lagu Batak yang akan dia masukkan ke dalam film. Dari daftar lagu tersebut, Bene dan Viky sepakat untuk memasukkan delapan lagu lawas dan satu lagu baru.

“Total ada 8 lagu lama plus 1 lagu baru,” ujar Viky Sianipar.

Viky lantas menjelaskan saat membuat lagu baru untuk film Pulang Kampung, ia sudah lebih dulu mengetahui siapa saja pemeran yang akan bermain sehingga tidak menyulitkan dirinya. Namun kesulitan itu justru hadir saat ia harus memasukkan lagu-lagu lawas dengan berimajinasi tentang filmnya.

“Yang repot itu lagu yang lain, aku bikin musik di awal tanpa tahu siapa cast-nya. Jadi harus berimajinasi karakter suaranya kayak gimana. Begitu diumumkan cast-nya, oh... ini ya? Perlu penyesuaian sedikit lah,” jelas Viky.

Pulang Kampung berkisah tentang seorang pemuda asal Batak yang merantau ke Jakarta. Ia terpaksa pulang kampung lantaran ingin mencalonkan diri sebagai calon legislatif. 

Film ini dibintangi oleh Axel Hasian Nababan, Vanessa Simorangkir, hingga Judika. Film ini akan memulai syuting pada 23 April 2026.