Imbas Tabrakan Kereta Api, Prabowo Gelontorkan Dana Rp4 Triliun Demi Pembangunan dan Perbaikan Perlintasan
ERA.id - Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover atau jalan layang di Bekasi, Jawa Barat usai kecelakaan yang melibatkan kereta api listrik (KRL) Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (24/7) malam. Pembangunan flyover ini guna mencegah terulangnya kecelakaan di perlintasan kereta api.
Prabowo mengatakan pembangunan flyover tersebut diajukan oleh pemerintah daerah Bekasi karena wilayah tersebut padat penduduk dan kebutuhan transportasi kereta api sangat mendesak.
"Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak," kata Prabowo, dikutip Antara, Selasa (28/4/2026).
"Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," imbuhnya menambahkan.
Lalu, kata Prabowo, di Bekasi banyak lintasan kereta api yang belum dijaga sehingga memerlukan penanganan segera demi keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi.
Selain di Bekasi, Prabowo juga menyinggung mengenai sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang juga mengalami persoalan serupa, sehingga perlu segera dilakukan pembenahan.
"Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya sudah berapa puluh tahun ya, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu," tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan dirinya telah memerintahkan untuk segera memperbaiki seluruh lintasan tersebut, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover, dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai hampir Rp4 triliun.
Menurut Prabowo, langkah tersebut diperlukan demi keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran transportasi kereta api yang dinilai sangat penting bagi mobilitas publik.
"Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan dan demi, karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api dan kita harus keluarkan itu. Sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, sekarang kita lakukan," pungkas Prabowo.
Presiden Prabowo diketahui menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa pagi. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB.
Presiden Prabowo kemudian langsung menuju poli bedah, dilanjutkan menuju ruang perawatan Bougenville. Presiden Prabowo sempat berinteraksi dengan korban yang tengah dirawat.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.