Sukses Digelar, Manager Fest 2026 Jadi Wadah Diskusi Ratusan Pekerja Lintas Industri
ERA.id - Festival perayaan bagi para pekerja manajer, Manager Fest, sukses digelar pada 16 Mei 2026. Gelaran ini berhasil mempertemukan lebih dari 120 playmakers lintas industri.
Mengusung tema "Shape the Shift", Manager Fest 2026 hadir sebagai ruang refleksi sekaligus eksplorasi bagi para professional muda untuk memahami arah perubahan dan peran mereka di dalamnya. Acara ini digelar di berbagai titik strategis FX Sudirman, mulai dari Garuda Spark Innovation Hub (GSIH), CGV, hingga BINUS.
"Perubahan itu pasti terjadi, tapi yang sering terlewat justru bagaimana kita mengambil peran di dalamnya. Di level manajerial, shift-nya bukan lagi soal bisa mengerjakan semuanya sendiri, tapi bagaimana kita membangun kepercayaan, mengarahkan tim, dan bertumbuh bersama. Di situlah leadership benar-benar diuji," ujar Dewan Pembina Munutes of Manager Desy Bachir.
Manager Fest 2026 menghadirkan lebih dari 2.000 audiens, lebih dari 120 pembicara, serta lebih dari 45 sesi diskusi, yang didukung oleh puluhan partner lintas industri.
Berbagai sesi menghadirkan perspektif dari para playmakers lintas industri, mulai dari Anies Baswedan, Bilal Faranov, Tsamara Amany, Dewi Gontha, Fendy Alwi, hingga banyak tokoh lainnya yang berbagi pengalaman nyata, tantangan di lapangan, serta cara berpikir dalam mengambil keputusan di tengah perubahan.
Dengan format yang beragam, mulai dari Mastermind Panel, MoMentum Talks, Manager’s Pitch, hingga Diskusi MendaDuck, Manager Fest 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk mendapatkan insight, tetapi juga ruang untuk membangun koneksi dan memperluas perspektif secara langsung.
"Hari ini, perubahan tidak lagi menunggu kita siap. Justru dari keberanian untuk melangkah di tengah ketidakpastian, kita mulai menciptakan riak-riak kecil yang lama-lama membesar. Dari situ, kita tidak hanya membentuk arah diri sendiri, tapi juga lingkungan di sekitar kita," ujar perwakilan MoM Siti Desiree Nasfhia.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan bahwa apresiasi terhadap peran pekerja manajer menjadi hal yang semakin relevan, terutama di tengah kebutuhan akan ruang belajar yang kontekstual, aplikatif, dan mampu menjembatani pertukaran perspektif lintas industri.