Beberkan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan, Al Hidayat Samsu: Kunci Jaga Keutuhan
ERA.id - Anggota DPD RI dari Sulsel, Al Hidayat Samsu menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Aula Yayasan Pendidikan Laniang, Makassar, Jumat (12/6/2026).
Dia menegaskan pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD RI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ini merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
"Empat Pilar Kebangsaan adalah kunci utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di tengah derasnya arus informasi dan potensi disintegrasi, nilai-nilai inilah yang menjadi perekat kita sebagai satu bangsa," ujar Dayat di hadapan elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan tokoh pendidikan.
Dayat sekaligus mengungkap pentingnya nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan tidak boleh berhenti pada tataran teori semata, melainkan harus diaplikasikan di tengah masyarakat.
"Dari sanalah lahir rasa tanggung jawab untuk menjaga Indonesia tetap utuh dan bersatu," katanya.
Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga dari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya polarisasi sosial, serta menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.
"Di era digital, masyarakat harus semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan sampai perbedaan pandangan dimanfaatkan untuk memecah belah persaudaraan yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa," tuturnya.
Al Hidayat Samsu juga menaruh perhatian besar terhadap peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab strategis dalam merawat semangat kebangsaan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.
"Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan dan teladan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Masa depan Indonesia berada di tangan mereka yang mampu merawat keberagaman sebagai kekuatan, bukan sebagai alasan untuk terpecah," ungkapnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat.
Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut, masyarakat diharapkan mampu menjaga persatuan serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman itulah yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk terus maju dan menghadapi berbagai tantangan di masa depan," pungkasnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan terkait tantangan kebangsaan, peran generasi muda, serta upaya menjaga persatuan di era digital menjadi topik yang banyak dibahas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Empat Pilar Kebangsaan semakin meningkat sehingga mampu menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu persatuan dan keutuhan NKRI.