Pensiun Jadi Aktor, Gandhi Fernando Banting Stir Produseri Film Musikal Anak
ERA.id - Sutradara sekaligus produser film, Gandhi Fernando merilis karya terbaru lewat film musikal anak, Iyus Jenius. Gandhi mengungkap dirinya ingin melawan arus dari karya yang selama ini sudah dikerjakan.
Dalam film musical Iyus Jenius, Gandhi duduk di kursi produser. Gandhi blak-blakan ia tertarik memproduseri film ini lantaran ingin melawan arus yang selama ini menjadi zona nyamannya.
"Ya, karena aku pengin melawan arus, film yang jarang banget dibuat. Meskipun aku tetap bikin film horor, tapi aku tetap pengin bikin sesuatu yang berbeda gitu," ujar Gandhi saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2026).
"Jadi, supaya tetap ada keberagaman di industri film Indonesia. Nah, salah satunya adalah Iyus Jenius ini yang di-project aku," sambungnya.
Gandhi yang dahulu juga aktif sebagai aktor mengatakan film ini menjadi salah satu karya terakhirnya sebelum memutuskan untuk pensiun dari dunia seni peran. Ia mengaku lelah dengan dunia akting dan memilih untuk pindah ke Thailand.
"Enggak, karena aku kayaknya udah mulai capek deh main. Kan pas kemarin di Buto Ijo aku sempat perpisahan bilang kalau itu film terakhir kali aku main sebagai aktor. Jadi setelah ini ada Iyus... setelah ini Iyus Jenius aku sebagai produser, terus next project aku menjadi sutradara dan penulis di film Ratu Petaka," ungkapnya.
Sementara itu, putra mendiang Papa T. Bob, Babah T. Bob mengatakan film Iyus Jenius dibuat sejak tiga tahun lalu sebagai bentuk penghormatan untuk sang legenda lagu anak. Apalagi film bergenre musikal anak jarang sekali hadir dan menemani anak-anak Indonesia.
“Ini sebagai tribute untuk Papa T. Bob dan juga ingin ikut meramaikan film-film anak yang apalagi musikal yang sangat jarang, yang mungkin film anak belakangan ini udah mulai cuma kita pengen menjadi pilihan-pilihan penonton Indonesia untuk Iyus Jenius ini ditonton oleh anak-anak Indonesia,” kata Babah.
Lalu, kata Babah, di film ini sedikitnya ada tujuh lagu populer karya sang ayah yang ditampilkan. Tujuh lagu itu termasuk dengan dua lagu baru berjudul “Bye-Bye Saja” dan “Hari-Hari”, untuk menggambarkan kesedihan.
Babah menuturkan dua lagu baru itu dibuat lantaran karya Papa T. Bob kebanyakan riang gembira.
“Karena lagu Papa T. Bob itu biasanya semuanya riang. Jadi ketika kita butuh scene yang sedih, kita bingung nih yang mana nih. Soalnya Papa tuh nggak pernah nada tinggi dan nggak pernah yang sedih-sedih, selalu yang riang gitu. Jadi ya kita adjust saja dengan keperluan gambar,” kata Babah.
Iyus Jenius mengikuti perjalanan Iyus (Kevin Abadio), bocah berusia 10 tahun yang kehilangan semangat belajar dan rasa percaya diri setelah ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan.
Kehilangan tersebut membuat Iyus berubah menjadi anak yang pemurung dan pendiam. Prestasi belajarnya pun menurun drastis. Tak hanya menghadapi kesepian, Iyus juga harus berhadapan dengan perundungan serta krisis kepercayaan diri.
Di tengah kondisi tersebut, hadir sosok Babah T. Bob yang membantu Iyus menemukan kembali semangatnya melalui lagu, imajinasi, dan persahabatan.
Film ini menjadi menarik karena mengemas cerita anak dalam format musikal dengan menghadirkan sejumlah lagu ciptaan Papa T. Bob, pencipta lagu anak yang dikenal lewat karya-karya seperti "Diobok-obok", "Jangan Marah", hingga "Aku Takut Mamaku Marah".
Selain Kevin Abadio sebagai Iyus, film ini dibintangi Babah T-Bob sebagai Babah T-Bob, Wichita Satari sebagai Mina, Brian Mahesa sebagai Babah Hartono, Adnan Djani sebagai Kepala Sekolah, Fernando Hany Putra sebagai Ucok, Jonathan Alvaro sebagai Ade, Rasendrya Adwa Syah Putra sebagai Koko Papitok, serta Mireille Grimonia sebagai Gadis.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 10 September 2026.