Main Film Bareng Anak Disabilitas, Ajil Ditto Merasa Tertampar Soal Kehidupan dan Rasa Syukur

ERA.id - Ajil Ditto mendapat pelajaran penting setelah membintangi film Istimewa garapan Kairos Pictures. Ajil mengaku lebih menghargai kehidupan setelah membintangi film ini.

Berperan sebagai Bagas, Ajil Ditto dihadapkan dengan pengalaman baru tentang beradu akting dengan anak-anak disabilitas. Ajil mengatakan selama proses syuting banyak memori yang membekas di dalam ingatan.

“Paling membekas ya... sebenarnya semua momen selama shooting film Istimewa, apa pun momennya, sama siapa pun itu selalu membekas. Bahkan emang gue banyak ingat apa aja yang kita laluin bareng-bareng gitu, dari proses pertama kali ketemu antar cast, terus mulai reading, terus sampai proses shooting,” ujar Ajil Ditto saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, (7/9/2026).

Meski demikian, Ajil memiliki momen paling tidak terlupakan selama syuting bersama Mathias Muchus. Menurutnya, momen saat anak-anak disabilitas mendapat infotmasi soal kematian ayah menjadi adegan yang paling tidak terlupakan.

Adegan itu, kata Ajil, menggambarkan secara jelas bagaimana ketakutan anak-anak kehilangan ayahnya. Ia bahkan tidak kuasa menahan tangis saat mengambil adegan tersebut

“Ketakutan itu entah kenapa ketransfer ke gue yang notabene belum lama menjadi anak Ayah waktu itu ya. Dan ikutan nangisnya, ikutan kejer juga udah... dan emang dari awal tuh udah selalu nge-set up bahwa gue nggak mau nangis, gue nggak mau, gue akan biasa aja, nyantai aja gitu,” ungkapnya.

Aktor 24 tahun ini lantas mengakui setelah membintangi film Istimewa, cara pandangnya tentang kehidupan berubah total. Ia merasa malu kerap kali mengeluh tentang kehidupan yang dijalani tanpa melihat orang-orang di sekitar yang kekurangan.

“Melihat mereka gue jadi malu kadang-kadang kan sama diri gue, masih kayak tadi Om Agus (Kuncoro) bilang, masih banyak ngeluh, masih banyak komplain, meanwhile they are just happy with their life yang di mana itu nampar banget,” kata Ajil.

“Dan selesai shooting, banyak hal-hal yang akhirnya bikin gue lebih melek lagi sama cara mandang hidup supaya bisa lebih bahagia lagi sama seperti mereka,” pungkasnya.

Film Istimewa terinspirasi dari kisah nyata dan pengalaman hidup anak-anak disabilitas serta pemilik yayasan disabilitas Abdullah Mansuri. Film ini menceritakan kehidupan lima hingga enam anak penyandang disabilitas di Rumah Istimewa bersama sosok figur ayah bernama Pak Mahendra (Mathias Muchus) dan seorang sukarelawan Mbak Kinan (Yanni Melwani). 

Ketika Pak Mahendra divonis sakit dan menghilang tanpa kabar, anak-anak nekat melakukan perjalanan penuh petualangan untuk mencari sosok ayah tercinta.

Kisah ini bisa disaksikan di bioskop mulai 17 September 2026.