Filantropi Islam Harapan Berantas Kemiskinan

Jakarta, era.id - Konsep filantropi Islam diyakini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di Indonesia dengan melakukan zakat dan sedekah yang tersistem.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (15/2/2019), Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva berpendapat ide pengembangan dana dari para filantropi Islam dapat menanggulangi masalah-masalah kemiskinan.

"Inilah inti dari ajaran Islam. Kenapa kita diwajibkan zakat dan dianjurkan sedekah dan wakaf karena dijanjikan kalau menanam satu akan tumbuh 700 untuk yang melakukan. Inilah kenapa kita dorong karena tentu sangat bermanfaat dan efeknya ini luar biasa untuk pemberdayaan umat dan pemberantasan kemiskinan," katanya.

Hamdan yang menerima kunjungan organisasi sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) di kantor SI menjelaskan, salah satu upaya pengentasan kemiskinan tersebut yaitu melalui pengembangan dana wakaf sebagai filantropi tertinggi dalam Islam.

"Kalau kita kembangkan dana wakaf dan ini akan terus berputar untuk umat dan bermanfaat bagi umat. Ini pelan-pelan dan pasti akan mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia karena kita melibatkan bersama-sama masyarakat, katanya.

Hamdan melanjutkan hasil pengelolaan wakaf produktif tidak untuk perseorangan, melainkan untuk investasi dan diputar untuk usaha produktif sehingga menghasilkan.

Pendapat Hamdan diamini Vice President ACT Iqbal Setyarso yang mengatakan organisasinya mengupayakan ide filantropi Islam tersebut untuk mengentaskan masalah ekonomi masyarakat Indonesia.

ACT pada 2019 mengusung tema The Rise of Islamic Filantrophy (TRIP) sebagai upaya menjadikan filantropi Islam sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan permasalahan lainnya yang dihadapi umat Islam.

"Alhamdulillah, ACT sendiri sudah berikhtiar membantu sesama muslim dan yang membutuhkan sejak lembaga ini berdiri. Hingga saat ini, sudah ribuan penerima manfaat yang merasakan bantuan dari ACT. Kita juga mempunyai program pemberdayaan masyarakat dengan wakaf melalui program-program dari Global Wakaf," kata Iqbal.

Mengenal filantropi

Dalam ajaran agama Islam, filantropi adalah konsep kedermawanan yang menjadi bagian utama dari ketakwaan seorang muslim. Filantropi  perbuatan yang amat dimuliakan oleh ajaran Islam.

Saking mulianya, filantropi adalah amalan yang dijanjikan keberkahan, rahmat dan pertolongan dari Allah. Sebab, secara konsep, filantropi dalam Islam akan menyelamatkan kehidupan secara luas.

Potensi filantropi umat Islam terwujud dalam bentuk zakat yang hukumnya wajib, infak, shadaqah, wakaf, hibah dan derma-derma lainnya.

Dalam surat At-Taubah [9] ayat 60 dan 103, surat Al-Baqarah [2] ayat 177 dan 261, Surat Ali Imran [3] ayat 92, ayat 133 dan 134, surat Faathir [35] ayat 29 dan 30 dan sejumlah ayat lain dalam Al Quran dijelaskan kedudukan dan peran filantropi khususnya zakat, infak dan shadaqah sebagai bukti keimanan dan kecintaan seseorang muslim terhadap perbuatan baik yang membawa keberuntungan dunia dan akhirat.