Lambung Sunarti Sudah Diperkecil, Apa Selanjutnya?

Bandung, era.id - Tim dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berhasil melaksanakan operasi pengecilan lambung Sunarti, pasien obesitas asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dalam operasi yang berlangsung di ruang operasi lantai tiga Instalasi Bedah Sentral COT selama dua jam itu, tim dokter terlebih dahulu melakukan pemeriksaan telinga, hidung, tenggorokan (THT) untuk mengetahui penyebab keluhan sesak napas sebelum melakukan pembiusan.

Menurut anggota tim dokter dari spesialis konsultan bedah digestif (bedah pencernaan) RSHS Bandung, Reno Rudiman, tidak ditemui kendala dalam pemeriksaan THT. Setelahnya, tim dokter melakukan prosedur pemeriksaan endoskopi untuk melihat kondisi saluran pencernaan atau lambung Sunarti yang kerap mengalami gangguan karena konsumsi obat penghilang nyeri. Namun kata Reno, secara umum tindakan operasi dapat segera dilaksanakan.

"Lambungnya dipotong, sehingga sekarang tinggal sepertiga bagian dari ukuran lambung yang sebelumnya. Dan Alhamdulillah operasi berlangsung dengan lancar. Keadaan Bu Sunarti stabil pascabedah. Jadi, lambung Bu Sunarti ini dipotong dengan tujuan mengurangi volumenya, mengurangi kapasitasnya, sehingga jumlah makanan yang bisa dikonsumsi itu sangat sangat berkurang," kata Reno dalam siaran persnya, Senin (18/2/2019).

Selain mengurangi kapasitas penampungan makanan di lambung, operasi itu dilakukan untuk membuang sensor lapar Sunarti. Tujuannya, ya supaya Sunarti enggak sedikit-sedikit merasa lapar sebagaimana sebelumnya.

Reno berharap dengan diturunkannya kapasitas penampungan makanan lambung Sunarti, akan cepat menurunkan berat badan. Tetapi ujar Reno, pasca operasi pengecilan lambung ini memiliki dampak negatif yaitu berkurangnya asupan vitamin.

"Karena penyerapan sesuai masakan, juga vitamin menjadi berkurang. Jadi oleh karena itu mereka yang menjalani operasi pemotongan seperti ini, dianjurkan seumur hidupnya mengonsumsi vitamin. Diharapkan dengan mengonsumsi suplemen vitamin akan menjadi baik, tidak terjadi penyakit kekurangan vitamin."

Saat ini Sunarti di rawat di ruang Instaslasi Gawat Darurat (IGD) RSHS pada proses pemulihan. Jangka waktu pemulihan diklaim tidak lama, karena hanya untuk menghilangkan efek obat bius. 

Nantinya usai dilalihkan perawatannya ke ruang rawat inap, Sunarti hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan cair. Seperti air atau susu selama dua minggu.

"Dua minggu itu diperlukan untuk kesembuhan lambung yang dipotong. Jadi, biar lambungnya benar-benar sambungannya baik, lukanya sembuh, barulah dua minggu pascabedah kita berikan makanan yang lebih padat."

Rencananya, usai mencapai berat badan ideal, Sunarti disarankan oleh dokter untuk menjalani operasi bedah plastik. Hal itu untuk menghilangkan kulit yang bergelambir akibat hilangnya lemak pasa obesitas. Biasanya kulit yang bergelambir itu terjadi di dada, paha dan lengan.

Tag: sunarti obesitas kesehatan