Kata Ma'ruf soal Pengaruh Indonesia di Dunia Internasional

Jakarta, era.id - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tak sepakat dengan pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang tak dihormatinya Indonesia di dunia internasional.

"Saya kira tidak betul itu," kata Ma'ruf seperti dikutip era.id dari keterangan tertulisnya, Selasa (1/4/2019).

Mustasyar PBNU itu bilang, Indonesia dihormati oleh negara lain di dunia internasional. Buktinya, Indonesia dipercaya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada periode 2019-2020. 

Jabatan anggota dewan tak tetap Dewan Keamanan PPP didapat Indonesia setelah berkampanye selama tiga tahun dan mendapat 144 suara dari jumlah keseluruhan 190 anggota PBB yang hadir. 

"Sekarang kan Indonesia menjadi anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB. Kalau tidak dihormati kan, tidak dipilih," ujarnya.

Ma'ruf menyebut, setelah jadi anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB, maka peran diplomasi Indonesia buat perdamaian di dunia makin besar. 

Selain itu, kebijakan politik di luar negeri Indonesia dalam mendukung perdamaian di Afghanistan sudah dibuktikan. Salah satunya dengan melakukan pertemuan Trilateral Ulama di Bogor. 

Pertemuan itu, mempertemukan sejumlah ulama dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia. Hal itu juga yang kemudian, menjadi awal lahirnya pertemuan ulama di Jeddah yang menghasilkan sebuah deklarasi dukungan bagi Afghanistan. Bahkan, saat itu, sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf ikut menjadi moderator dalam pertemuan tersebut. 

"Ulama Afghanistan pro pemerintah, anti pemerintah, dan Pakistan, kemudian ulama Indonesia. Nah, itu kita bisa mencairkan, mereka sangat menghormati Indonesia," kata dia.

Bukan cuma konflik Afghanistan, mantan Rais Aam PBNU ini bilang, Indonesia juga berperan aktif membantu menangani konflik di Rakhine State, Myanmar. 

Sehingga, berdasarkan peran Indonesia saat ini dalam bidang diplomasi, Ma'ruf enggak setuju dengan pernyataan capres 02 Prabowo Subianto. 

"Jadi saya kira tidak benar itu. Tidak menghormati itu, seperti apa?" ujarnya.

Sebelumnya, dalam debat keempat, Prabowo bilang Indonesia tidak dihormati oleh dunia ASEAN. Alasannya, Indonesia punya utang yang banyak, rupiah yang lemah, dan impor pangan.

"Kita di luar ini tidak terlalu dihormati di ASEAN. Karena mereka tahu, kita ini negara utang banyak, mata uang lemah, impor makan, negara agraris impor makan luar biasa," kata Prabowo dalam debat, Sabtu (30/3/2019).

Tag: ketua mui maruf amin jokowi-maruf amin politik internasional hari perempuan internasional prabowo subianto