Kamisan untuk Novel Baswedan

Your browser doesn’t support HTML5 audio
Hidup korban! Jangan diam!

Jangan diam! Lawan!

Jokowi! Hapus impunitas!

Begitulah slogan dari Aksi Kamisan yang sudah digelar rutin sebanyak 521 kali setiap hari Kamis di depan Istana Negara sampai hari ini. Pelanggaran HAM berat belum juga ada jawabannya. Pemerintah masih jadi pemberi harapan palsu.

Kamisan kali ini mengusung kasus penyerangan seorang penyidik KPK pada kasus korupsi e-KTP, Novel Baswedan, yang tak kunjung menemukan titik terang. Aksi Kamisan yang bekerja sama dengan ICW (Indonesia Corruption Watch) mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk “melawan lupa” dari kasus penyerangan Novel.

Spanduk baru bertuliskan “9 Bulan Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Bukti dan Saksi Masih Ada, Jokowi Kemana?” menjadi teguran untuk penguasa tentang pelanggaran HAM di Indonesia. Sembilan bulan berlalu, masih nggak ada tim gabungan pencari fakta. Banyak kasus pembunuhan bisa diketahui pelakunya dalam dua hari saja, lalu ini sudah Sembilan bulan, gimana keadilan untuk Novel Baswedan?

Tag: