Koscielny: From Hero to Zero?

Jakarta, era.id - Kepindahan bek Arsenal, Laurent Koscielny ke Bordeaux diwarnai kontroversi. Sejumlah pihak di sisi Arsenal mengkritik perlakuan tak hormat yang dilakukan Koscielny maupun Bordeaux dalam sebuah video promosi yang dirilis. Bagaimanapun, Koscielny adalah salah satu pahlawan terbesar Arsenal era ini. Pahlawan yang belakangan drastis berbalik arah.

Selasa (6/8) waktu Prancis, Bordeaux merilis sebuah video promosi singkat yang menampilkan Koscielny dengan kostum Arsenal. Koscielny memeragakan adegan melepas kostum Arsenal dan memperlihatkan kostum klub baru yang ia kenakan di balik kostum merah putih kebesaran The Gunners.

Legenda Arsenal, Ian Wright melancarkan reaksi keras terhadap Koscielny. Di akun Twitternya, Ian menulis: Ini menyakitkan. Anda (Koscielny) menunjukkan perilaku tak hormat yang luar biasa. Anda harus malu dengan cara Anda meninggalkan klub setelah sembilan tahun!

“Sungguh, yang ia (Koscielny) lakukan adalah hal yang tak patut. Ia adalah salah satu kapten klub (Arsenal). Ia bahkan mengenakan ban kapten dalam final Liga Eropa melawan Chelsea pada Mei lalu. Ini (perlakuan Koscielny) adalah hal yang tak bisa dipercaya,” sambung Ian dalam kicauan lain.

Hero to zero (hero)

Sikap tak kerasan Koscielny di Emirates Stadium memang sudah nampak beberapa waktu belakangan. Sebelum menyepakati transfer senilai 4,6 juta euro dengan Bordeaux, Koscielny sempat terlibat ketegangan dengan klub ketika dirinya menolak ikut di dalam tur pramusim Arsenal di Amerika Serikat (AS).

Kala itu, Koscielny mengungkap, penolakan tersebut ia lakukan sebagai upaya memaksa Arsenal untuk menjualnya. Memang, Koscielny tak dapat begitu saja meninggalkan Arsenal musim ini, sebab kontraknya bersama Meriam London masih tersisa satu tahun.

“Seperti yang Anda tahu, saya bertunangan dengan kekasih saya. Setelah sembilan tahun menjalani karier di Arsenal, saya mengambil keputusan untuk pergi,” tulis Koscielny dalam kicauannya.

Keputusan yang diambil Koscielny barangkali memang mengecewakan para penggemar. Apalagi melihat caranya meninggalkan klub. Namun, biar bagaimanapun, Koscielny adalah pahlawan besar bagi Arsenal di era ini. Ia akan selamanya jadi bagian penting dalam klub. Seperti yang dikatakan Koscielny:

Arsenal adalah hidup saya. Sembilan tahun saya belajar, berkembang, tumbuh, dan mendapatkan hidup saya bersama klub dan seluruh bagian di dalamnya. Keputusan ini bukan keputusan mudah. Saya telah melalui perbincangan panjang dengan klub dan orang-orang terdekat soal keputusan ini. Ini adalah tantangan baru yang saya yakini harus saya ambil. Doakan saya.

Au Revoir, Capitaine!

 

Tag: arsenal liga inggris suporter sepak bola