Cegah Hoaks, Facebook Punya Fitur News

Jakarta, era.id - Facebook kerap disudutkan sebagai layanan penyedia informasi hoaks. Agar tidak melulu disalahkan sebagai media sosial penyebar hoaks, Facebook berbenah diri dengan menyiapkan fitur News.

Nantinya fitur ini bakal mengkurasi laman berita dari media jurnalistik yang kredibel untuk ditampilkan dalam 'home page' alias beranda Facebook. Media sosial milik Mark Zuckerberg ini juga akan memberikan kredit bagi media yang mau menyumbangkan berita ke platform mereka.

"Kami ingin memberi orang lebih banyak kontrol atas berita yang mereka lihat, dan kemampuan untuk mengeksplorasi lebih banyak minat berita mereka, langsung di dalam aplikasi Facebook," kata VP, Global News Partnerships Facebook Campbell Brown dan Product Manager News Facebook Mona Sarantakos dalam unggahan blog Facebook Newsroom, Minggu (27/10/2019).

Uji coba fitur News ini baru dilakukan di Amerika Serikat. Berita dan laporan yang akan ditayangkan di fitur tersebut juga nantinya akan dikurasi terlebih dahulu oleh editor. Cara ini sebelumnya sudah dilakukan oleh Apple di aplikasi News mereka.

Langkah Facebook dinilai sejumlah pihak akan memperbaiki isi dari informasi yang selama ini seringkali berbau hoaks di media sosial itu. Di sisi lain, beberapa pengamat media tetap ragu dengan komitmen Facebook yang ingin membantu mengembangkan industri media.

<iframe src="https://www.facebook.com/plugins/video.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fzuck%2Fvideos%2F10109947748174711%2F&show_text=0&width=476" width="476" height="476" style="border:none;overflow:hidden" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" allowFullScreen="true"></iframe>

Personalisasi tidak hanya dilakukan dengan algoritma, tapi juga secara manual. Pengguna bisa menyortir media, artikel dan isu apa yang tidak ingin mereka baca. Untuk segmennya sendiri, News menyediakan artikel dari berbagai isu seperti teknologi, hiburan, kesehatan, dan olahraga.

Sampai saat ini, Facebook belum mau menyebut media massa mana saja yang sudah berpartisipasi. Namun, tangkapan layar 'News Secton' akan mencakup cerita dari The Wall Street Journal, Time, The Washington Post, BuzzFeed News, Bloomberg, Fox Business, Business Insider, NPR, dan lainnya. Adapun juru bicara The Post, BuzzFeed dan LA Times telah mengkonfirmasi partisipasi mereka.

Untuk menghindari bias, Facebook mengatakan bahwa tim kurator konten bukanlah karyawan Facebook melainkan independen dan bebas dari intervensi editorial oleh siapapun di perusahaan. Meski begitu, Facebook tetap memberikan panduan agar menghindari artikel bias.

 

Tag: facebook berita hoaks