Empat Suku Kanibal yang Masih Eksis

Jakarta, era.id - Saat sebagian manusia menjalani kehidupan modern, ada sebagian lainnya yang masih tetap bertahan pada cara hidup tradisional bahkan purba.

Bahkan, masih tersisa suku kanibal yang memakan daging manusia hingga menggunakan mayat dalam ritual tertentu.

Seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (10/4/2020) tercatat ada empat suku kanibal terakhir di duia yang masih eksis. 

Mereka masih mempraktikkan kanibalisme dan menggunakan mayat manusia dalam ritual mereka. Suku-suku kanibal terakhir ini ada di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. 

1. Aghori

Para biksu dari suku Aghori di India menggunakan obat-obatan herbal, alkohol, dan meditasi serta daging manusia dalam ritual mereka.

Suku Aghori (Dailystar)

Kelompok itu dilaporkan memperoleh mayat-mayat dari Sungai Gangga. Jenazah tersebut dibiarkan terapung oleh kerabat yang tidak mampu membayar kremasi atau penguburan.

2. Asmat

Orang-orang Asmat adalah penduduk asli Papua di perbatasan RI sampai Papua Nugini. Diperkirakan mereka memburu musuh-musuh mereka dan menggunakan tengkorak mereka untuk memasak.

Suku Asmat (Dailystar)

Kelompok ini dianggap bertanggung jawab atas kematian Michael Rockefeller pada tahun 1961, seorang taipan anggota dinasti Rockefeller pemilik perusahaan Freeport dari Amerika.

3. Sentinelese

Suku Sentinel adalah suku yang hidup di Sentinel Utara, sebuah pulau di lepas pantai timur India, dan termasuk di antara orang-orang terakhir yang benar-benar tidak terkontak di dunia.

Suku Sentinel (Dailystar)

Mereka digambarkan sebagai suku Zaman Batu, dan diyakini telah hidup di pulau itu dalam isolasi hingga 60.000 tahun.

4. Korowai

Suku Korowai (Dailystar)

Korowai adalah suku yang tinggal di Papua Barat. Mereka hidup sebagian besar di daerah hutan hujan lebat, dan tetap terisolasi dari kehidupan dunia modern.

 

Tag: dosa dosa negara kepada kebudayaan