Plt Kadinkes Mengaku Ditekan Bupati Jombang

Jakarta, era.id - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt Kadinkes) Jombang nonaktif Inna Sulistyowati mengaku mendapat tekanan dari Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko untuk memberikan suap.

“Ya (saya) ditekanlah, sama Pak Nyono,” ungkap Inna usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, (23/2/2018).

“Hubungannya dengan DPRD?” tanya awak media.

“Aliran dana ke DPRD,” ungkapnya sembari menaiki mobil tahanan. 

Namun, saat duduk di dalam mobil tahanan dirinya enggan menyatakan tekanan apa yang diberikan Nyono kepada dirinya yang selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 17.45 WIB. 

Sebelumnya, Inna terbukti bersalah dengan memberikan uang sebesar Rp275 juta rupiah kepada Bupati Jombang Nyono Suharli. Uang itu sedianya digunakan sebagai jaminan agar Nyono mau mengangkat dia sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang definitif.

Dari total Rp275 juta yang diberikan, Rp200 juta di antaranya diserahkan pada bulan Desember 2017 lalu. Uang itu ia dapat dari pungutan dana kapitasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di 34 Puskesmas se-Jombang.

Dana yang dikumpulkan sejak Juni 2017, telah terkumpul total Rp434 juta. Uang itu kemudian didistribusikan ke beberapa pihak terkait, yakni satu persen untuk paguyuban Puskesmas se-Jombang, satu persen untuk Kepala Dinas Kesehatan, dan lima persen untuk Bupati Jombang.

Tag: bupati jombang