Lapangan Kotabarat Surakarta Dibenahi untuk Piala Dunia U-20

ERA.id - Pemerintah Kota Surakarta melalui Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai berbenah dengan memindahkan sejumlah pohon di Lapangan Kotabarat Mangkubumen Banjarsari. Lapangan tersebut merupakan salah satu lapangan pendukung pelaksanaan Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Proses pembenahan mulai jalan karena renovasi lapangan akan segera dilaksanakan. Untuk pemindahan pohon sudah kami lakukan sejak Minggu hingga saat ini," kata Kepala DLH Pemkot Surakarta, Gatot Sutanto, di Solo dikutip dari Antara, Kamis (21/10/2020).

Lapangan Kotabarat merupakan satu dari lima tempat yang dipersiapkan sebagai lapangan pendukung latihan peserta Piala Dunia U-20. Selain Kotabarat ada Stadion Sriwedari, Banyuanyar, Sriwaru, dan Karangasem.

Menurut Gatot, sebelum pemindahan pohon dilalukan terlebih dahulu inventarisasi. Setelah itu, dilakukan pemindahan pohon ke lokasi yang telah disiapkan. Namun sebagian pohon tidak dapat dipindah terpaksa harus ditebang karena kondisi sudah tua.

Untuk pohon yang dipindahkan, pihak DLH membawanya ke kebun bibit Balekambang. Namun, pohon yang kondisinya bagus banyak pula yang dipindahkan ke lokasi baru dan tidak jauh dari komplek lapangan.

​​​​DLH Pemkot Surakarta sendiri mengaku tidak ada kendala dalam pemindahan pohon. Pihaknya hanya perlu berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai pengelola aset sarana prasarana lapangan sepak bola di Solo.

Pemkot Surakarta sebelumnya juga melakukan penataan kawasan Stadion Manahan yang merupakan salah satu lokasi yang disiapkan untuk pertandingan Piala Dunia U-20 pada 20 Mei 2021–11 Juni 2021

Sementara itu, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan Stadion Manahan Solo sudah siap digunakan untuk kejuaraan bergengsi tersebut. Apalagi sarana dan prasarananya hampir semuanya sesuai dengan aturan internasional yang ada.

Saat ini yang perlu ditingkatkan adalah lampu penerangan lapangan, lampu penerangan dan tiket boks di Stadion Manahan Solo. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal menjadi pihaknya yang akan melengkapi kekurangan yang ada.