Empat Fakta Kecelakaan Maut Bus di Sumedang, Meninggal 22 Orang Hingga Dugaan Rem Blong

ERA.id - Sebuah Bus terperosok ke jurang sekitar 20 meter di sekitar Jalan Raya Sumedang-Cibereum. Bus terperosok ke jurang sekitar 20 meter dari Jalan Raya Sumedang-Cibereum. Bus itu terperosok dan mendarat dalam kondisi terbalik hingga mengalami kerusakan.

Berikut fakta seputar kecelakaan maut tersebut:

1. Korban Meninggal 22 Orang

Kasie Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono mengatakan  telah mengevakuasi 22 jenazah korban kecelakaan bus yang terperosok ke jurang di kawasan Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Sejauh ini sama yang tadi sudah ada 22 yang meninggal dunia dievakuasi," kata Supriyono di lokasi dikutip dari Antara, Kamis dini hari (11/3/2021).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono menyebut bus yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berkapasitas 62 penumpang bila terisi penuh.

"Kami hitung 62 itu berdasarkan kursi bus itu terisi penuh," katanya di lokasi kejadian di Sumedang, Kamis dini hari.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan evakuasi kepada jenazah empat korban yang menumpuk di bus tersebut. Sejumlah ambulans pun telah bersiaga di atas jalan raya untuk langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit atau puskesmas.

"Rincian luka ringan 15, luka berat 13 kemudian meninggal dunia 22 dan dalam pencarian (evakuasi) empat orang," kata dia.

Korban yang selamat dan mengalami luka-luka, kata dia, telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan setempat untuk diberikan penanganan medis.

Sejauh ini, ia memastikan tidak ada warga setempat ataupun pengguna jalan lainnya yang juga menjadi korban atas kecelakaan bus tersebut.

"Enggak ada, tadi sudah komunikasi tidak ada yang terdampak dari kecelakaan tersebut," kata dia.

2. Sebab kecelakaan diduga rem blong

 Salah seorang penumpang bernama Hafid Alfariz yang selamat dari kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menduga angkutan yang ditumpangi itu terperosok ke jurang karena remnya blong.

"Saya kaget, remnya blong," kata dia saat menerima pertolongan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3/2021).

3. Rombongan Bus Habis Study Tour dan Ziarah

Korban kecelakaan Hafid Alfariz mengatakan angkutan yang ia tumpang itu bus pariwisata rombongan sekolahnya yang melaksanakan kegiatan berwisata serta berziarah.

"Habis 'study tour' dari Pangandaran. Iya, habis ziarah juga dari Cibiuk dan Pamijahan," kata dia.

Dia berada di puskesmas karena mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

4. Lokasi Kecelakaan Tikungan Menurun

Titik lokasi kecelakaan bus pariwisata di Jalan Raya Sumedang-Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berupa jalan menurun cukup panjang.

Bus yang terperosok ke jurang itu berdekatan dengan jalan tikungan menurun. Diduga bus itu melaju dari arah Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga terperosok ke jurang di sebelah kiri jalan.

Lokasi kecelakaan berjarak kurang lebih 85 kilometer dari Kota Bandung atau sekitar dua jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Jalan itu akses penghubung antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang. Wado merupakan kecamatan di kawasan selatan Sumedang.

Di malam hari, jalan itu tidak dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU) sehingga petugas yang melakukan evakuasi membutuhkan lampu penerangan khusus.