Cara Tepat Mengendarai Motor Agar Tidak Mudah Lelah

ERA.id - Mengendarai motor jarak jauh kadang membuat kita gampang lelah. Setelah ditelisik, jarak jauh bukan hal yang jadi inti dalam membuat kita lelah berkendara. Posisi duduk juga sangat berpengaruh ternyata.

Intinya, berkendara dengan posisi yang salah akan menimbulkan rasa lelah dan juga sakit pada bagian tertentu, seperti sakit pada bagian pergelangan tangan dan juga posisi riding yang tidak nyaman akan mengganggu kenikmatan saat berkendara.

Manager Safety Riding AHM Johanes Lucky mengatakan bahwa dalam berkendara, fokus dan kenyamanan menjadi aspek yang sangat penting. Pengendara harus mampu mengidentifikasi medan atau kondisi jalan yang dilewati, tetapi dengan waktu bersamaan juga, harus rileks agar menghilangkan ketegangan sehingga mengurangi letih yang terlalu cepat ketika berkendara dengan sepeda motor.

"Dengan posisi berkendara yang benar serta kendaraan yang nyaman seperti Honda PCX, riders tetap dapat memperhatikan keselamatan dengan #cari_aman sehingga berkendara akan menjadi lebih aman dan menyenangkan," kata Lucky dalam keterangan resminya, Selasa (16/3/2021).

Lucky membagikan dua tips berkendara dengan mana dan nyaman dan juga yang terpenting berkendara tidak mudah lelah:

1. Ride on Position

Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara akan lebih santai. Hal ini dikarenakan posisi punggung yang tegak, sehingga dapat menurunkan stres pada bagian bahu, punggung, dan leher. Pada Honda PCX, posisi stang kemudi yang sedikit lebih tinggi dari posisi pinggul membuat tangan bagian depan lebih rileks. Menurunnya ketegangan pada otot tangan bagian depan memberikan handling yang nyaman dan maksimal.

"Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan desain jok yang mampu menyangga dengan baik," kata dia.

2. Leasure Position

Leasure position merupakan posisi dimana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara, seperti yang ditawarkan oleh Honda PCX terbaru. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat melakukan perjalanan jarak jauh. Saat dirasa ketegangan pada kaki bagian bawah sudah membaik atau berkurang, kita bisa kembali pada posisi ride on position.