Bobby Targetkan 60 Ribu Dosis Tersalurkan Saat Vaksinasi Massal Drive Thru

ERA.id - Pemerintah Kota Medan hingga saat ini menyediakan 60 ribu dosis vaksin bagi masyarakat dalam vaksinasi massal secara drive thru yang dilaksanakan di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo Medan.

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, saat ini vaksinasi perhari di Kota Medan mencapai angka 1000 orang. Dia berharap dengan metode drive thru dapat segera memenuhi target 75 persen vaksinasi di Kota Medan.

"Kami informasikan perhari dari vaksinasi drive thru bisa 1000 vaksin yang kita suntikkan. Dengan target kita bisa sebulan walaupun animo masyarakat masih cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi," kata Bobby saat mendampingi Panglima TNI dan Kapolri meninjau proses vaksinasi massal secara drive thru perdana di Lanud Soewondo Medan, Rabu (7/4/2021).

Dikatakan Bobby vaksinasi akan terus dibuka kepada masyarakat hingga mencapai sebesar 75 persen dari jumlah warga yang dapat divaksin. Saat ini Pemkot Medan menyediakan sedikitnya 60 ribu vaksin bagi masyarakat dalam upaya menciptakan kekebalan massal.

"Vaksin yang hari ini pemerintah Kota Medan siapkan ada 60 ribu dosis vaksin. Artinya kalau satu hari bisa seribu, berarti butuh 60 hari. Tapi itu tidak terbatas, karena halodoc menginfomasikan berdasarkan kapasitas terakhir," ujarnya.

Bobby optimis target vaksinasi di Kota Medan akan segera tercapai berkat kolaborasi dengan Lanud Soewondo yang memberikan ruang untuk vaksinasi secara drive thrue dengan kapasitas yang mencapai 1.500 orang perhari.

"Hari ini Pemko Medan bekerjasama dengan lanud soewondo kapasitas mencapai 1.500 lebih. Jadi kalau satu hari itu bisa lebih dari seribu, melihat kapasitas tempat yang diberikan, maka akan mempercepat pencapaian target kita," ungkap Bobby.

Dijelaskan Bobby, Pemko Medan harus segera mencapai target vaksinasi dengan cepat untuk pemulihan ekonomi di ibu kota Provinsi Sumut itu.

Meski dosis yang tersedia hanya 60 ribu, Pemko Medan tetap mempersilakan warga untuk mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin.

"Ketika vaksinasi dipercepat, pertumbuhan ekonomi pasti akan bisa sama sama cepat. Oleh karena itu vaksinasi massal ini menjadi salah satu program prioritas dari pemko medan dalam menangani pandemi Covid-19 melalui vaksinasi," bebernya.

Saat ini, lanjutnya, vaksinasi di Kota Medan masih diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan pendamping. Ke depan, pemerintah akan membuka untuk pelayanan publik dan masyarakat umum.

"Bagi masyarakat walaupun ini nanti sudah 60 ribu, tetap kita persilakan mendaftar baik melalui aplikasi halodoc maupun Pemkot Medan melalui Dinas Kesehatan," pungkasnya.