Gibran Wanti-wanti Soal Mudik Lokal di Solo

ERA.id - Pemkot Solo mengantisipasi adanya titik-titik keramaian saat mudik lebaran mendatang. Diperkirakan ada beberapa titik keramaian yang muncul meski pemerintah telah menetapkan larangan mudik.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Solo Ari Wibowo, Senin (19/4/2021). Ia berencana mengantisipasi potensi keramaian yang terjadi saat mudik.

”Memang saat ini kan mudik dilarang, tapi ada kemungkinan mudik lokal atau terjadi pergerakan di regional Solo Raya,” jelasnya.

Ada beberapa titik yang menjadi pusat perhatian, terutama lokasi yang menjadi pusat ekonomi di kota Solo. Diantaranya kawasan Coyudan, Pasar Gede, atau pusat perbelanjaan.

”Biasanya orang di Solo Raya tetap akan pergi ke Solo, berwisata atau pergi ke pusat mall. Kalau seperti ini mudik dan yang bukan mudik tidak terlihat,” jelasnya.

Titik keramaian lalu lintas lainnya yang diwaspadai yakni titik yang dekat dengan pembangunan di kota Solo. Diantaranya di simpang tiga makam haji, Jalan Serang dan beberapa titik lainnya yang masih ada pembangunan.

”Untuk kawasan Klodran sudah selesai pembangunannya, sehingga jalan yang menuju atau keluar pintu tol Solo-Ngawi sudah diperlebar,” katanya.

Ari menjelaskan lebih lanjut jika Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema untuk mengantisipasi titik-titik kemacetan. Jika dirasa perlu membuat pengalihan arus lalu lintas, rencana sudah disiapkan. ”Kami akan terus pantau melalui CC Room Dinas Perhubungan,” katanya.

Sebelumnya itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menganjurkan masyarakat agar tidak mudik. Namun jika pergerakan dari area Solo Raya masih diperbolehkan.

”Saya tetap tidak menyarankan mudik, tapi mudik local nggak apa-apa. Kalau terpaksanya mudik ya pakai surat keterangan swab, yang penting pastikan orang tua kita dan keluarga di rumah tidak tertular,” katanya.