Baru 19 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Disuntikkan, Jokowi: Juli Harus 70 Juta Orang Divaksin

ERA.id - Presiden Joko Widodo menyebut, baru 19 juta dosis vaksin COVID-19 yang disuntikkan kepada masyarakat hingga akhir April 2021. Adapun program vaksinasi COVID-19 sudah berjalan sejak 13 Januari 2021.

"Sampai 27 April, yang kita suntikkan baru kurang lebih 19 juta dosis (vaksin COVID-19)," ujar Jokowi dalam Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se-Indonesia Tahun 2021 yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

Melihat laju vaksinasi tersebut, Jokowi menargetkan 70 juta orang sudah divaksinasi pada Juli 2021. Untuk diketahui, pemerintah menargetkan vaksinasi menyasar 181,5 juta penduduk Indonesia untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity 70 persen.

"Ini harus kita kejar terus agar target kita di bulan Juli nanti bisa mencapai kurang lebih 70 juta orang," kata Jokowi.

Untuk memenuhi target tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar para kepala daerah tak ada yang menimbun stok vaksin COVID-19. Dia menegaskan, vaksin harus segera disuntikkan kepada masyarakat yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi setelah menerima kiriman vaksin dari pemerintah pusat.

"Tugas pemerintah pusat adalah menyiapkan vaksinasi. Tapi kalau ada vaksinnya jangan sampai ada yang distok, stok itu cukup lima persen, segera disuntikan," kata Jokowi.

"Terus vaksinasi masal, daerah jangan sampai ada yang berhenti," tegasnya.

Seperti diketahui, program vaksinasi COVID-19 nasional telah berjalan sejak 13 Januari 2021. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk selesai disuntik vaksin COVID-19 pada Desember 2021.

Untuk mencapai target itu, pemerintah berencana mendatangkan 426 juta dosis vaksin COVID-19 dari berbagai produsen vaksin luar negeri seperti Sinovac dari China dan AstraZeneca dari Eropa.