Gebrakan Wali Kota Bobby Bebaskan Kelurahan Nelayan Indah dari Ancaman Rob

ERA.id - Warga di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan selalu menjadi langganan banjir rob saat air pasang naik. Kondisi yang dialami hampir setiap bulan itu telah terjadi sekian lama.

Mendengar keluhan warga atas kondisi tersebut, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution langsung melakukan peninjauan ke lokasi. Bobby datang ke Lingkungan VII, Kelurahan Nelayan Indah atau yang sering disebut sebagai Kampung Nelayan yang selama ini selalu terdampak banjir rob.

Wali Kota Medan itu tiba didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan Benny Iskandar dan Camat Medan Labuhan Rudi Asriandi.

Kamal (56), warga setempat menyampaikan keluhan ancaman banjir rob yang kerap mereka alami setiap dua bulan sekali. Mereka memprediksi banjir akan terjadi saat lebaran meski telah membuat tanggul secara gotong royong. Dia berharap Wali Kota Bobby memberi solusi atas ancaman banjir rob itu.

"Warga di sini secara gotong-royong membuat benteng dengan tanah untuk mengantisipasi jika air laut pasang. Apalagi mau mendekati Lebaran, agar mencegah naiknya air laut seminggu yang lalu warga membuat benteng. Dalam sebulan di wilayah ini air laut pasang dua kali per enam jam, sehingga warga waspada dan siaga," kata Kamal.

Kata Kamal, upaya warga membuat benteng dalam mencegah banjir rob tidak maksimal, karena tidak kokoh, tidak tinggi dan mudah jebol. Dia meminta dengan kunjungan Wali Kota Bobby itu dapat memberi solusi atas ancaman banjir rob yang diprediksi akan terjadi kembali.

"Benteng yang kami buat tidak maksimal. Karena tidak tinggi dan tidak kuat, makanya mudah jebol," ungkapnya.

Mendengar keluhan dari warga, Wali Kota Medan Bobby Nasution langsung meninjau benteng sepanjang 700 meter yang dibangun warga secara swadaya. Bobby meyakini benteng penahan banjir rob yang dibangun tidak akan bertahan lama.

Dia langsung menginstruksikan kepada anak buahnya seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera membangun tanggul yang kokoh. Tanggul tersebut nantinya akan dibangun menggunakan alat berat dan dengan lebar dasar 6 meter.

Selanjutnya dari dasar, dibangun pula benteng selebar 4 meter sehingga menahan air pasang sehingga tidak menggenangi rumah warga. Pengerjaan benteng penahan banjir rob itu akan dimulai hari ini, Selasa (11/5/2021).

"Insya Allah saya akan menurunkan alat berat untuk mengerjakan benteng. Sementara benteng akan dibuat dengan tanah, tetapi kita akan buat tingginya 4 meter, jadi dapat mengantisipasi jika air laut pasang. Saya harapkan semua warga dapat merayakan hari raya idul Fitri dengan suka cita, tanpa diliputi kecemasan," pungkasnya.