Disinggung Soal Stadion Mattoanging dan Doa, Plt Gubernur Sulsel Tertawa

ERA.id - Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman hanya bisa tertawa menanggapi komentar netizen di Instagram-nya saat membahas soal Stadion Mattoanging yang mangkrak.

Stadion Mattoanging sendiri sampai hari ini berpolemik karena pembangunannya terhenti, menyusul tertangkapnya Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Berdoaki semua kalau sudah salat gerhana, semoga dibukakan, pemimpin daerahta membangun stadion. Masa kita mami di Indonesia belum punya megah. Papua saja ada," tulis Furqan_sul88.

Intinya, ia meminta netizen yang lainnya untuk berdoa demi kelancaran pembangunan Stadion Mattoanging di Makassar. Menanggapi hal itu, Andi Sudirman cuma tertawa pendek. "Hehehe," balasnya.

Tidak lama setelah itu, pihak Pemprov Sulsel mengundang puluhan suporter PSM Makassar untuk hadir di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (27/5/2021) kemarin. Undangan itu untuk membahas soal kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging.

Dalam pertemuan itu, Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan akan melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging. "Kami berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan stadion (Mattoanging). Saya tegaskan itu," kata Sudirman.

Diketahui, pembangan Stadion Mattoanging akan dilakukan tahun depan. Kini, prosesnya baru additional desain. Menyesuaikan dengan anggaran kemampuan daerah.

Kenapa sih mesti ditunda? Sebab, Sudirman punya alasan, kalau pembangunan harus sesuai azas manfaat. Tidak boleh asal. Perlu perencanaan yang cukup matang. "Kenapa? Karena masa jabatan saya sisa dua tahun. Siapa yang bisa jamin kalau pemimpin selanjutnya mau lanjutkan?," ujar Sudirman.

Sudirman pun mengaku akan bertemu dengan pihak PT Arkonin (yang menangani DED stadion). Additonal desain akan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Pada Agustus mendatang, tender sudah bisa dilakukan. "Sehingga penentuan pemenang tender di bulan Desember dan kontrak serta pengerjaan fisik dimulai pada awal tahun mendatang," tambahnya.

Dilematis

Sudirman merasa dilema. Di satu sisi, ia sangat paham dengan kondisi psikologi suporter, juga PSM Makassar. Ia mengaku cinta bola. Hanya mau bagaimana lagi, program Pemprov Sulsel tidak hanya soal stadion. Banyak yang lain, yang lebih prioritas. "Termasuk soal angka stunting yang harus ditekan. Ini perintah Bapak Presiden," tegasnya.

Kemudian Pemprov Sulsel juga harus bayar utang, lalu me-refocusing anggaran karena pandemi Covid-19. Belum lagi soal anggaran PEN yang harus digenjot serapannya. Toh, jika tidak memenuhi target serapan hingga 31 Mei mendatang, maka yang Rp400 miliar tidak akan dicairkan oleh PT SMI.

Tentu saja itu saling berkaitan, sebab APBD 2021, telah ditetapkan anggaran stadion dengan nilai Rp 1,2 triliun, berasal dari dana pinjaman, yakni dari PT SMI. "Logikanya begini, kalau misalnya saya berutang Rp 1 miliar, yang terserap baru berapa ratus juta, terus saya minta pinjaman lagi, mau tidak dipinjamkan?" sebutnya.

Makanya, ia enggan ambil risiko. Anggaran untuk Stadion Mattoanging direncanakan tetap akan menggunakan APBD yang dipryeksikan menghabiskan anggaran Rp 250 miliar, untuk mengcover kapasitas 20 ribu penonton.

Hal tersebut juga diiyakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Andi Arwin Asiz. "Kalau menunggu skema pinjaman kita kan sudah dengarkan tadi akan sulit untuk terealisasi untuk tahun berikutnya. Tahun ini saja sudah terserap pinjamannya, sehingga diubahlah skemanya menjadi skema APBD murni," ujar Arwin.

Kapasitas 20 ribu itu kata Arwin sudah berstandar AFC. Dulu, Mattoanging bahkan sempat menjadi lokasi kandang piala AFC. "Konsep lama saja sudah masuk AFC. Masa dengan konsep kita sudah membangun baru dengan kualitas lebih bagus, masa tidak memenuhi standar? Pasti kita penuhi," jelasnya.