Jerinx SID Baru Bebas, Kini Kembali Dilaporkan ke Polisi, Adam Deni: Dia Ingin Menginjak Kepala Saya di Trotoar

ERA.id - Musisi Jerinx tampaknya harus kembali berurusan dengan hukum. Drummer band Superman Is Dead (SID) ini dilaporkan oleh pegiat media sosial, Adam Deni atas dugaan ancaman kekerasan lewat media elektronik. Ia resmi melaporkan suami Nora Alexandra ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (10/7/2021).

Kepada Denny Sumargo, Adam Deni mengaku dirinya mendapatkan ancaman dari musisi asal Bali tersebut. Adam Deni mengaku mendapatkan ancaman kepalanya akan diinjak oleh Jerinx.

"Gue ditelfon, 'Hallo ini bli, ngapain kamu urus akun orang! Udah kamu ngaku saja'. Dari situ keluar kata b*ngsat, t*lol, b*ncong, anj*ng, hingga mengeluarkan kalimat 'saya akan menginjak kepala kau di trotoar'," ujar Adam Deni, dikutip dari kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Senin (12/7/2021).

Adam Deni (Foto: YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

Adam Deni mengaku dirinya tidak pernah memberikan komentar negatif di kolom komentar Instagram Jerinx SID. Ia hanya mempertanyakan pendapat Jerinx soal endorsment Covid-19 para selebriti Tanah Air.

"Sumpah demi Allah (nggak menghina Jerinx). Itu gue lagi isoman, tapi negatif Alhamdulillah lagi capek aja itu," papar Adam Deni.

Adam Deni menyayangkan tindakan musisi berusia 44 tahun itu yang mengkritik pedas artis dituding di endorse Covid-19.

"Ini tuh bermula saat beliau berstatement tentang endorsment Covid-19, ya habis itu saya minta penjelasan mengenai pernyataan beliau, kalau endorse kan mesti ada hasil entah itu barang, uang atau transaksi," lanjut Adam Deni menjelaskan.

Apabila diminta untuk berdamai, Adam Deni tidak mau karena sakit hati dengan perkataan kasar hingga ancaman Jerinx SID.

Adam Deni (Foto: Instagram/@adngrk)

"Saya sudah lapor ke pihak kepolisian, dan apabila beliau meminta damai saya sudah tidak bisa, karena sakit hati," tutur Adam Deni

Kini, laporan Adam Deni telah diterima oleh Polda Metro Jaya dan berkasnya sudah dinyatakan lengkap. Jerinx yang sempat enggan ke Jakarta harus melakukan tes swab dan datang memenuhi panggilan dari pihak kepolisian.

"Mau tidak mau ketika memang laporan ini sudah tahap penyelidikan kemungkinan akan dipanggil, kita ikutin prosesnya," katanya.