Bryan Domani Ceritakan Pengalaman Syuting Paling Menantang: Berenang di Kali Ciliwung Bareng Buaya

ERA.id - Aktor sekaligus model, Bryan Domani berbagi kisah dan pengalaman tak terlupakan saat syuting salah satu sinetron yang dibintanginya. Ia mengaku harus berenang dengan popok bayi hingga berhadapan langsung dengan buaya.

Menurut pengakuan Bryan Domani, salah satu judul sinetron yang paling aneh yang dia bintangi adalah saat dia harus bermain di sinetron berjudul Bastian Steel bukan Cowok Biasa. Di mana jalan cerita sinetron itu mengikuti film Harry Potter dengan dunia sihirnya.

"Sama Bastian, Bastian Steel Bukan Cowok Biasa. Itu kayak Harry Potter-nya Indonesia. Gue berantem sama ular raksasa, gue terbang-terbang pakai sapu lidi," kata Bryan Domani di YouTube BACOT Television, Jumat (16/7/2021).

Bryan Domani (Dok: BACOT Television)

Mengangkat kisah fantasi dengan dunia sihirnya, Bryan saat itu harus melakukan berbagai adegan aneh dan berbahaya. Ia pernah melakukan syuting untuk adegan berenang di salah satu kali yang terkenal kotor di Jakarta, kali Ciliwung.

Selama proses pengambilan gambar, tentu saja banyak kejadian yang tak terduga yang dialami oleh Bryan. Di mana saat itu dia harus berhadapan langsung dengan hewan predator, buaya.

"Gue pernah sekali adegan berenang di kali ciliwung sama buaya. Jadi ceritanya, gue harus ambil batu, kayak spesial batu gitu. Dan di adegan pas syuting itu, batunya di atas buaya, dan itu gue berenang hadep-hadepan di kali ciliwung sama buaya," kenangnya.

Tentu saja hal itu menjadi salah satu tantangan terberatnya saat menjalankan proses syuting. Apalagi kata Bryan, buaya yang berhadapan langsung dengan dirinya hanya diikat dengan kawat dan mulutnya sebatas dililit dengan lakban.

"Buaya cuma dililit pake lakban doang mulutnya. Terus dipegang kawat. Itu gila sih. Tapi itu lah kehidupan sinetron. Experience banget sih," paparnya.

Tidak berhenti sampai di situ, bintang film SIN itu juga harus menelan kepahitan kala ia menemukan sampah-sampah yang mengambang di sekitar dirinya. Salah satu sampah yang paling tidak terlupakan olehnya adalah popok bayi hingga bangkai kucing yang sudah mengembang. 

"Bayangin gue lagi berenang, arusnya lumayan deras, gak terlalu deras sih. Tiba-tiba ada kucing mati yang udah ngembang gitu tau gak lewat depan muka gue. Popok ke depan muka gue. Gue langsung kayak 'hah'," ujarnya.

Meski pun harus menghadapi banyak kejadian aneh dan kurang menyenangkan, Bryan mengaku bersyukur bisa melewati masa-masa seperti itu. Ia menjadikan semua hal yang kurang menyenangkan itu sebagai pelajaran sekaligus perjalanan kariernya hingga bisa sukses sampai saat ini.

"Oke, buat karya, buat duit. Tapi ya tanpa itu gue gak mungkin sampai di sini sekarang. Semua ada sebabnya," tutup Bryan Domani.