Solo Terhambat Jatah Vaksin, Anak Buah Gibran Minta Tambahan Jatah

ERA.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo turut serta mendorong percepatan vaksinasi seperti yang dianjurkan pemerintah pusat. Namun sayangnya, percepatan vaksinasi ini terhambat pasokan vaksin dari pusat yang tak kunjung datang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengatakan sudah mengajukan tambahan 50.000 dosis vaksin. Hanya saja, hingga saat ini pengajuan tersebut belum mendapat respon dari pemerintah pusat.

”Ini paling hanya sampai untuk jadwal vaksinasi hari Minggu besok. Makanya kemarin saya ajukan lagi untuk 50 ribu dosis dari Kementerian Kesehatan, tapi belum dapat,” kata Siti pada Kamis (22/7/2021).

Pengajuan tambahan vaksin ini sudah diajukan pada awal Juli lalu. Namun, hingga kini pemerintah pusat belum juga memberikan respon. Padahal saat ini dosis vaksin untuk warga kota Solo semakin menipis.

”Sebelum Pak Menkes kemari, saya sudah mengajukan permohonan. Tapi sampai sekarang belum juga datang,” katanya.

Ia berharap tambahan jumlah vaksin ini segera dikirim. Sehingga upaya percepatan vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bisa segera terwujud.

”Ya mudah-mudahan tambahan vaksinnya segera dikirim,” ucapnya.

Hingga saat ini capaian vaksinasi di kota Solo mencapai 246.077 orang dari target 417.151 orang. Sementara dari informasi Kementerian Kesehatan, Kota Solo merupakan salah satu kota dengan capaian vaksinasi tertinggi.