Ulangan Final UCL 1980/81 di Depan Mata

Munich, era.id - Bermain di Allianz Arena, Bayern Munich tak berdaya meladeni permainan Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (25/2018). Meski lebih dulu mencetak gol, FC Hollywood keok 1-2.

Bek The Bavarians, Joshua Kimmich membuat pendukung Los Blancos terdiam ketika sepakannya menghujam jala Keylor Navas pada menit ke-28. Kiper Kosta Rika terkecoh dengan lirikan mata Kimmich yang seakan bakal memberi umpan ke tiang jauh namun nyatanya langsung menendang bola ke arah gawang. Gerak badan Navas yang sudah condong ke kanan membuat bola yang mengarah ke kiri tak mampu dihentikannya.

Joshua Kimmich, setelah mencetak gol buat Bayern Munich (Twitter @champions League)

Real Madrid mencoba membalas. Namun gol yang ditunggu-tunggu Madridistas belum juga datang. Cristiano Ronaldo, Lucas Vasquez dan Isco yang menjadi trio penyerang malam tadi tidak mampu menunjukkan tajinya. Sementara Luka Modric dan Toni Kroos juga belum memberikan umpan-umpan berarti bagi ketiga penyerang Los Galacticos.

Adalah Marcelo yang menjadi aktor terciptanya gol penyama kedudukan Madrid. Menerima umpan matang Dani Carvajal, bek sayap Brasil langsung melakukan tendangan voli ke jala gawang Sven Ulreich pada menit ke-44. Skor pun imbang 1-1 sekaligus menutup babak pertama.

Marcelo, saat mencetak gol pertama buat Real Madrid (Twitter @ChampionsLeague)

Ada satu catatan penting. Babak pertama bisa disebut sebagai arena duel dua bek sayap andalan kedua tim. Baik Kimmich maupun Marcelo, sama-sama mencetak gol ketiganya di Liga Champions sekaligus gol kelimanya di semua kompetisi musim ini.

Di babak kedua, cedera bahu yang dialami Isco, membuat pelatih Zinedine Zidane menariknya keluar. Pemain muda binaan akademi sepak bola remaja Real Madrid Marco Asensio yang menggantikan Isco membayar kepercayaan Zizou dengan gol cantiknya pada menit ke-57. Melakukan kerja sama apik dengan Vasquez, Asensio mencungkil bola sedikit di kiri atas Ulreich. 2-1 Madrid berbalik unggul.

Proses teriptanya gol Marco Asensio (Twitter @ChampionsLeague)

Tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri, Munich mencoba menyamakan kedudukan di sisa pertandingan. Aksi Franck Ribery beberapa kali merepotkan Navas, pun dengan percobaan yang dilakukan Robert Lewandoski dan Thomas Muller. Sementara Madrid, yang memasukan Karim Benzema, nyaris menambah keunggulan andai pemain Prancis lebih tenang di depan gawang lawan.

Tak ada gol yang diciptakan Ronaldo dalam laga ini. Kapten Portugal pun harus rela mengakhiri rentetan gol yang dibuatnya di Liga Champions sejak Juni tahun lalu. Namun demikian, timnya berpeluang melaju ke babak puncak dan mengulang final 1980/81 menghadapi Liverpool yang dalam laga kemarin menggilas Roma 5-2. Sementara buat Munich, ini merupakan kekalahan pertama di kandang sepanjang musim ini.

Pada leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (3/5) Munich wajib mencetak setidaknya dua gol tanpa balas. Sementara Madrid cukup bermain imbang atau menang 1-0.

Ilustrasi grafis statistik Bayern Munich Vs Real Madrid (Yuswandi/era.id)

Tag: liga champions sepakbola asian games 2018