Capres Korea Selatan Tawar Nomor Telepon di Squid Game Rp1,2 Miliar

ERA.id - Calon presiden Korea Selatan Huh Kyung-young menawarkan uang 100 juta won atau sekitar Rp1,2 miliar untuk membeli nomor telepon yang tersebar di serial Squid Game. Huh Kyung-young tertarik untuk memiliki nomor tersebut setelah pemiliknya menggugat Netflix dan Squid Game.

Melansir dari Korea Times, Huh Kyung-young yang merupakan ketua kehormatan Partai Revolusi Nasional sekaligus calon presiden Korea Selatan berniat untuk membeli dan memiliki nomor telepon yang tertera di serial populer Squid Game. Hal ini diungkapkan olehnya melalui unggahan resmi di laman Facebook miliknya.

"Saya mendengar bahwa pemilik nomor telepon yang ditunjukkan pada kartu nama di Squid Game menderita kerusakan serius akibat panggilan iseng. Saya ingin membeli nomor itu seharga 100 juta won (Rp1,2 miliar)," kata Huh Kyung-young.

Sebelumnya seorang pria yang mengklaim dirinya sebagai pemilik nomor telepon mengatakan bahwa dia dibombardir dengan panggilan dan juga pesan yang tidak diketahui. Gangguan itu ternyata berasal dari tayangan Squid Game yang belakangan ini viral dan menjadi populer di seluruh dunia.

Pemilik nomor telepon itu pun merasa terganggu karena terus-menerus mendapat panggilan tanpa akhir, baik siang maupun malam hari. Dia bahkan mengklaim tidak bisa berkegiatan karena gangguan tersebut.

Capres Korea Selatan Beli Nomor di Squid Game (Dok: Facebook/ Huh Kyung-young)

Menurut laporan MBC, pria yang diketahui berusia 40 tahun itu tinggal di Gyeonggi. Dia mengatakan setiap hari setidaknya ada 4.000 panggilan telepon. Awalnya pria itu hanya menganggap panggilan itu adalah sebuah spam karena tidak mengetahui serial Squid Game yang sedang tayang.

Dia mengetahui apa yang terjadi hanya setelah salah satu penelepon mengatakan kepadanya bahwa nomornya ditampilkan di salah satu program Netflix.

Dia mengatakan dia mendapat telepon dari mereka yang terdengar seperti anak-anak, mengatakan bahwa mereka juga "ingin ikut serta dalam permainan." Ia mengaku mendapat telepon pada pukul 01.00, 02.00, dan 03.00, belum lagi pesan teks dan gambar.

Dia mengatakan kepada MBC bahwa dia tidak dapat mengubah nomornya karena dia telah menggunakan yang sekarang selama 10 tahun dan itu terkait dengan bisnisnya.

"Saya sudah menggunakan nomor ini selama lebih dari 10 tahun, jadi saya cukup terkejut," kata pria itu, dikutip Korea Herald, Selasa (28/9/2021).

Lalu, dia mengklaim bahwa istrinya menderita karena dia memiliki nomor yang sama kecuali digit terakhir. Dia mengatakan dia bahkan menggunakan obat tidur untuk membantunya tertidur dalam situasi stres ini.

Menurut Hankook Ilbo, Netflix mengatakan perusahaan produksi drama sedang bernegosiasi dengan pemilik nomor telepon untuk menyelesaikan masalah tersebut. Netflix bahkan terancam didenda mencapai 50 juta won atau sekitar Rp606 juta.

Sementara itu, capres Korea Selatan Huh yang menawarkan 100 juta won (Rp1,2 miliar) untuk membeli nomor telepon, telah mendapat sorotan karena janji kampanyenya yang eksentrik termasuk memberikan 100 juta won (Rp1,2 miliar) dana bantuan kepada semua orang dewasa serta 1,5 juta won (Rp18 juta) "dividen bulanan."

Dia telah mencalonkan diri dalam sejumlah pemilihan besar sejak 1997, yang terakhir adalah pemilihan sela walikota Seoul pada bulan April. Dia berada di urutan ketiga dengan 1,07 persen suara.