Istri Rizki DA Dihujat Saat Hamil, Nikita Mirzani Singgung Lesti Kejora Kena Karma: Sekarang Dirasakan!

ERA.id - Pernikahan siri Rizky Billar dan Lesti Kejora yang dilakukan pada April 2021 menjadi perbincangan publik. Seperti diketahui, keduanya melangsungkan pernikahan resmi pada 19 Agustus 2021. Ditambah lagi, kini kehamilan pelantun "Kejora" jadi sorotan.

Sebab, banyak netizen melihat jika perut Lesti Kejora terlihat membesar dan diduga sudah hamil di luar nikah. Tak hanya netizen, sejumlah netizen juga menyindir pasangan yang dijuluki Leslar, salah satunya adalah Nikita Mirzani.

Saat ditemui awak media, perempuan kerap disapa Nyai ini menyentil lagi Lesti Kejora dan Rizky Billar. Tiba-tiba saja, Nikita Mirzani menyinggung soal mantan pacar Lesti, Rizki DA. Bintang film Comic 8 ini mengatakan bahwa istri Rizki DA, Nadya Mustika sempat diserang fans Lesti saat hamil.

"Kejadian Lesti ini pernah menimpa Rizki juga ya, Rizki Ridho, yang si kembar. Itu kan dulu dia pernah kan diserang sama fans fanatik Rizky (Billar) sama Lesti kan," ujar Nikita Mirzani, dilansir dari kanal YouTube Sambel Lalap.

Nikita Mirzani (Foto: YouTube/Sambel Lalap)

Perempuan berusia 35 tahun itu mengatakan jika saat ini istri Rizky Billar merasakan apa yang dirasakan oleh Nadya Mustika. Bahkan, ia berani bilang kalau Lesti saat ini sedang kena karma yang hamil tengah dihujat netizen.

"Itu keadaan istrinya Rizki kalo nggak salah sedang hamil besar juga. Itu lah yang sekarang dirasakan sekarang dengan Lesti gitu. Jadi kalian bisa berpikir lah secara normalnya manusia aja," ungkapnya.

"Berarti karma itu ada dong?" tanya wartawan.

"Ada," jawabnya.

Rizky Billar dan Lesti Kejora (Foto: Instagram/@rizkybillar)

Selain itu, ia menegaskan dirinya tak panjat sosial alias pansos terkait pemberitaan Rizky Billar dan Lesti Kejora yang kini sedang ramai diperbincangkan.

"Gue nggak mau dibilang 'Ah Nikita nih setiap yang viral nimbrung, gak pansos gak makan'. Gue nggak syuting ya tetap aja duit gue ngalir saja. Bukan itu, tapi kita harus edukasi masyarakat yang tidak paham dan tidak bisa terima," tuturnya.