Dave Grohl Akui Sering Memikirkan Kurt Cobain Sepanjang Waktu, Sering Mimpi Meski Baru Kenal Sebentar

ERA.id - Pentolan Foo Fighter sekaligus drummer Nirvana Dave Grohl mengaku sering memikirkan mendiang Kurt Cobain. Dave mengungkap sering bermimpi tentang Cobain meski belum lama mengenalnya.

Pengakuan itu disampaikan oleh Dave Grohl dalam sebuah memoar terbarunya, The Storyteller: Tales of Life and Music. Dalam memoar itu, Dave mengenang kembali masa-masa awalnya berkarier bersama Nirvana hingga kepergian Cobain.

"Saya pada dasarnya adalah seorang gipsi dengan satu set drum dan tas ransel yang akhirnya tinggal bersama dua orang asing ini di apartemen kumuh ini, bertanya-tanya apakah saya telah membuat keputusan yang tepat," katanya, dikutip People, Kamis (7/10/2021).

Meski pun sempat tidak yakin dengan keputusannya, Dave memilih untuk tetap berjalan dan melanjutkannya. Dia pun memutuskan untuk masuk ke ruang latihan dan mulai bermain alat musik bersama-sama.

Hingga akhirnya dia pun tidak menyesali keputusannya dan menyadari bahwa mereka memiliki alasan kuat berada di ruang latihan tersebut. Alhasil harapan terbesar mereka pun terwujud dengan memiliki cukup uang dan membeli apartemen.

"Saya pikir harapan terbesar kami adalah bahwa kami memiliki cukup uang untuk membeli apartemen dan makanan untuk dimakan," kenangnya.

Sayangnya kebersamaan Dave bersama dengan Curt Cobain tidak berlangsung lama. Pada tahun 1994 Cobain tewas secara tragis dengan luka tembak di kepalanya.

Memikirkan hal itu, Dave mengaku sering memikirkan Cobain sepanjang waktunya. Dia bahkan baru-baru ini mengaku memimpikan Cobain meski pun hanya mengenalnya selama tiga tahun.

"Saya memikirkan dia sepanjang waktu. Aku baru saja bermimpi tentang dia dua malam yang lalu. Aku baru mengenal Kurt selama sekitar tiga setengah tahun, tapi selama itu kami melewati banyak kehidupan. Lagu-lagu Kurt menyentuh dunia," akunya.

Dave Grohl akan dilantik dalam Rock & Roll Half of Fame untuk kedua kalinya bersama Foo Fighters. Grup band tersebut dia bentuk setelah Nirvana, yang sudah merilis 10 album dan memenangkan 12 Grammy Awards sejak 1994. Pelantikan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 30 Oktober mendatang.