SBY Idap Kanker Prostat, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

ERA.id - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan mengidap kanker prostat. Ia dinyatakan menderita kanker prostat stadium awal usai diperiksa oleh tim dokter. Untuk mengobati penyakit ini, SBY sendiri dikabarkan akan menjalani medical treatment di rumah sakit di luar negeri.

Lantas, apakah kanker prostat itu? Bagaimana gejalanya dan seberapa parah bagi tubuh, hingga bagaimana pengobatan yang harus dijalani penderita kanker ini? Yuk, simak langsung ulasannya, dilansir dari Mayoclinic.

1. Apa itu kanker prostat?

Ilustrasi kanker prostat (Unsplash.com/National cancer)

Kanker prostat merupakan kanker yang diderita oleh para pria, di mana sel kankernya berkembang di kelenjar prostat, yang terletak di bagian dasar kandung kemih. Sebagian besar penderita kanker prostat adalah pria berusia 65 tahun ke atas. Kanker ini dikenal tidak bersifat ganas dan berkembang secara perlahan.

2. Gejala dan penyebab kanker prostat

Pada tahap awal kemunculan, penderita kanker prostat tidak akan merasakan gejala apapun. Namun, ketika kanker sudah semakin membesar atau kelenjar prostat semakin mengalami peradangan, penderita biasanya merasakan gejala gangguan buang air kecil.

Mulai dari susah buang air kecil atau tidak lancar, adanya darah di urin, nyeri saat ejakulasi, sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi, hingga merasa tidak nyaman saat duduk jika kanker sudah membesar.

Untuk penyebab kanker prostat disebut karena adanya mutasi atau perubahan genetik pada sel kelenjar prostat. Meski demikian, penyebab mutasi tersebut belum diketahui dengan pasti.

Selain itu, ada beberapa faktor lainnya yang bisa membuat orang berkemungkinan besar menderita kanker prostat. Seperti pertambahan usia, menderita obesitas, menderita penyakit seksual, keturunan, pola makan kurang sehat, hingga terpapar bahan kimia.

3. Cara mengobati kanker prostat

Ilustrasi pengobatan kanker prostat (Unsplash.com/Julia)

Untuk penanganan dan pengobatan kanker prostat ditentukan dengan melihat seberapa parah kanker yang sudah menyerang pasien. Tak hanya itu, pengobatan juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasien, mengingat kanker ini menyerang orang-orang yang sudah renta atau lanjut usia.

Adapun pengobatan yang akan dilakukan untuk mengatasi kanker prostat adalah dengan melakukan operasi, radioterapi, kemoterapi, hingga terapi hormon.