Inilah 8 Makanan Mengandung Tembaga, Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh Hingga Kesehatan Otak

ERA.id - Makanan mengandung tembaga berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh. Elemen jejak ini dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk pertumbuhan dan perkembangan. Tembaga mendukung sistem kekebalan, meningkatkan produksi energi dalam tubuh, membantu dalam pembentukan sel darah merah, dan meningkatkan kesehatan otak.

Kandungan tembaga tersedia dalam banyak makanan, termasuk berbagai macam buah-buahan, sayuran, dan daging. Jumlah tembaga yang tepat sangat penting untuk kesehatan yang optimal. Berikut 8 makanan mengandung tembaga, seperti dilansir dari Style Craze.

1. Tiram

Tiram (Foto: Pexels/Elle Hughes)

Tiram adalah kerang air asin yang sangat bergizi. Tiram yang dimasak memiliki jumlah tembaga yang luar biasa. Sementara tiram tersedia dalam berbagai jenis, tiram Timur adalah yang paling kaya akan tembaga. Ini mengandung 4.800 mikrogram tembaga per setiap porsi 100 gram. Tiram juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik yang membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

2. Lobster

Lobster adalah kerang besar dan berotot yang juga mahal. Lobster kaya akan tembaga dan juga mengandung protein, vitamin B12, seng, dan selenium. Lobster rendah lemak jenuh tetapi sangat tinggi kolesterol. Lobster mengandung 2,8 mg tembaga per setiap porsi 145 gram.

3. Daging Organ

Daging organ (Foto: Pexels/Becerra Govea Photo)

Daging organ merupakan sumber yang kaya akan tembaga. Hati sapi dianggap sangat bergizi dan merupakan sumber makanan terkaya dari tembaga. Sumber lain seperti hati sapi dan ayam juga merupakan sumber tembaga yang baik. Daging organ menyediakan banyak nutrisi lain seperti folat, zat besi, vitamin A, dan vitamin B12. Daging organ mengandung sekitar 10,1 mg tembaga per slice.

4. Biji dan Kacang

Banyak biji-bijian dan kacang-kacangan kaya akan tembaga. Biji wijen kaya akan serat, lemak, dan protein. Mereka mengandung 5,9 mg tembaga per 1 cangkir. Kacang mete mengandung 0,6 mg tembaga per ons (28 g).

Kamu bisa makan kacang mete mentah, menambahkannya ke hidangan panas dan dingin, atau merendamnya semalaman untuk digunakan sebagai dasar olesan, keju, dan saus tanpa susu. Almond juga mengandung tembaga yang tinggi. Almond panggang kering (tanpa garam) mengandung 1,6 mg tembaga per porsi (satu cangkir).

5. Coklat Hitam

Coklat hitam (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)

Coklat hitam dikemas dengan nutrisi, antioksidan, dan serat. Coklat hitam dipercaya bisa menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, dan mengurangi kadar kolesterol . Namun, cokelat hitam juga tinggi kalori dan harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Satu batang coklat hitam mengandung 1,8 mg tembaga.

6. Jamur shiitake

Jamur shiitake digunakan dalam pengobatan tradisional. Jamur yang dapat dimakan ini adalah jenis yang paling populer di seluruh dunia. Jamur shiitake dikemas dengan banyak khasiat yang meningkatkan kesehatan dan kaya akan tekstur dan rasa. 100 gram jamur shiitake mengandung 5,16 mg tembaga.

7. Kacang

Kacang (Foto: Pexels/Pixabay)

Kacang adalah sumber tembaga lain yang sangat baik. Buncis, juga dikenal sebagai kacang garbanzo, menawarkan 0,4 mg tembaga per satu cangkir. Kedelai rebus juga kaya akan tembaga menawarkan 0,2 mg tembaga setiap cangkirnya.

8. Spirulina

Spirulina adalah biomassa cyanobacteria (ganggang biru-hijau) yang bergizi tinggi dan kaya akan tembaga. Spirulina rendah kalori dan menjadi tambahan yang bagus untuk minuman sehat, seperti smoothie. Spirulina juga digunakan sebagai suplemen makanan bubuk oleh astronot. Satu cangkir spirulina mengandung 6,8 gram tembaga.