Mengenang Aksi Jokowi Hadapi Demonstran dan Mengaku Rindu Didemo, Sekarang Bagaimana?

ERA.id - Aksi Anies Baswedan saat menghadapi demonstran kemarin, di Balai Kota DKI Jakarta, bukanlah satu-satunya tindakan yang unik.

Ya, kemarin Gubernur DKI Jakarta itu duduk di aspal menemani demonstran, menyimak tuntutan demonstran, dan menyapa mereka dengan sapaan, 'teman-teman'.

Keunikan Anies itu wajib kita sandingkan dengan momen Joko Widodo atau Jokowi, sewaktu menjadi Wali Kota Solo.

Beberapa tahun yang lalu, ia terlihat sangat mesra dengan demonstran yang menuntut dirinya membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.

Jokowi dengan percaya diri mengaku rindu didatangi pengunjuk rasa, usai dirinya sering didatangi massa.

Jokowi pun, saat didemo, malah mengajak demonstran berdialog. Hasilnya, dikutip dari Tempo.co, ia mengklaim jumlah demonstrasi turun menjadi sekitar 30 persen pada tahun kedua ia menjabat sebagai wali kota.

“Saya kangen sebetulnya didemo. Karena apa? Pemerintah itu perlu dikontrol. Pemerintah itu perlu ada yang peringatin kalo keliru."

"Jadi kalau enggak ada demo itu keliru. Jadi sekarang saya sering ngomong di mana-mana ‘tolong saya didemo’. Pasti saya suruh masuk,” kata Jokowi dalam acara Indonesian Young Changemaker Summit (IYCS), yang diadakan di Gedung Merdeka, Bandung, 2012 lalu, sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi pun punya resep khusus, kalau didemo, para demonstran akan diajak makan sambil membicarakan konsep kebijakan.

“Saya ajak bicara sambil makan, ternyata mereka banyak yang tak siap konsep.”

Kini Jokowi sudah jadi presiden. Otomatis sikapnya berubah, tak lagi bisa leluasa menerima tamu seperti dulu, sewaktu menjadi pejabat di satu daerah.

Protokol kini disusun sedemikian rupa. Sekarang, Jokowi sangat jarang terlihat menemui demonstran. Pada 2018, sekiranya ia menggelar pertemuan tertutup bersama peserta Aksi Kamisan.

Selebihnya, Jokowi tak pernah lagi menemui dan mengajak mereka bertemu. Setelah itu, ada juga demonstrasi besar-besaran yang hampir terjadi di seluruh kota yang ada di Indonesia.

Demonstrasi itu memprotes Omnibus Law alias UU Cipta Kerja yang sampai sekarang masih jadi polemik karena inkonstitusional.

Saat gelombang protes membesar, 2020 silam, uniknya Jokowi terbang ke Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, meninggalkan kerumunan massa besar di Jakarta.

Di sana, Jokowi meninjau kawasan lumbung pangan atau food estate yang sedang dikembangkan berikut penanaman padi, keramba ikan, serta peternakan bebek di Kecamatan Pandih Batu.

Ya tindakan itu sempat viral, karena beredar foto Jokowi yang tampak serius melihat bebek dan kandangnya, di Kalteng. Intinya, kini Jokowi berubah, mengikut jabatan yang ia emban. Kamu sepakat dan mau menerima kenyataan itu?