Inilah Kesulitan Gerindra saat Ingin Memenangkan Prabowo dalam Pilpres

ERA.id - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berkomitmen mendukung program Presiden Joko Widodo.

Program itu terkait menjaga kesinambungan pembangunan yang telah berjalan hingga kini.

"Sebagai partai koalisi, Prabowo dan Gerindra berkomitmen untuk menjaga kesinambungan pembangunan tersebut. Sehingga percepatan dan kemajuan bisa dicapai," kata Muzani, Selasa (21/12/2021), saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sumatera Utara, di Medan.

Selain itu, Muzani juga mengaku keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan di era Presiden Jokowi juga harus menjadi komitmen agar sarana dan prasarana yang telah dibangun memberi makna bagi kemajuan dan pembangunan ekonomi, seperti mempercepat arus orang, barang, dan jasa.

Dalam Rakorda Gerindra Sumut tersebut, kader juga meminta Prabowo untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024.

Merespons itu, Muzani menjawab diplomatis. "Kita doakan (Prabowo) beliau sehat, kuat, dan umur panjang agar beliau mampu menjalankan amanah dari kita semua dan terpilih menjadi presiden republik Indonesia," ujarnya.

Wakil Ketua MPR RI itu menyadari bahwa memenangkan Prabowo sebagai presiden bukan pekerjaan ringan, meski didukung hasil survei.

Kata Muzani, untuk memenangkan Prabowo jadi presiden, hanya dibutuhkan waktu beberapa menit untuk menggerakkan rakyat dalam bilik suara saat pilpres berlangsung.

"Namun, menggerakkan hati dan keyakinan rakyat untuk menggunakan waktu hanya beberapa menit tersebut itulah masalah dan kerja keras berbulan-bulan bahkan tahun dari setiap kita yang menginginkan Prabowo menjadi presiden," tuturnya.

Muzani mengatakan, partai pemenang pemilu di Sumut selalu berganti, itu menunjukkan pemilih di wilayah tersebut sangat dinamis.

Menurut dia, posisi Gerindra di posisi kedua di Pemilu 2019, sangat potensial menjadi pemenang di Pemilu 2024 dan artinya peluang Prabowo menang sangat besar.