Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda Gelar Syuting di Lokasi Pengungsian, Warga Lumajang Serukan Boikot

ERA.id -Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda Gelar Syuting di Lokasi Pengungsian, Warga Lumajang Serukan Boikot

Media sosial kembali dihebohkan oleh aksi seruan boikot sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda. Seruan ini disuarakan oleh warga Lumajang lantaran tim produksi sengaja melakukan syuting di lokasi pengungsian erupsi Gunung Semeru.

Lewat unggahan di akun @lumajang.ku, seruan boikot itu mengarah pada sinetron yang dibintangi oleh Christ Laurent dan Alisia Rininta. Akun tersebut mengatakan banyak oknum yang memanfaatkan bencana erupsi Gunung Semeru demi kepentingan kelompoknya sendiri.

"Lumajang masih dalam suasan berkabung. Mayat saudara-saudara kita yang terkubur materil Semeru masih dalam harapan bisa ditemukan. Tim anda datang ke pengungsian hanya untuk syuting film. Ditambah lagi aktor dan aktrisnya beradegan pelukan di depan anak-anak. Sungguh sangat menyakiti hati kami," tulis seruan boikot itu.

Lalu, kata akun tersebut, beberapa hari yang lalu juga banyak oknum yang memanfaatkan bencana sebagai ajang konten, bisnis, hingga politik. Salah satunya adalah proses pembuatan sebuah video klip serta kedatangan wisatawan secara mendadak yang mengabadikan momen di wilayah bencana.

"Beberapa hari lalu kita sempat ada yang membuat video clip di depan reruntuhan rumah korban erupsi Semeru. Ada pula yang datang sekedar berselpi-selpi (wisatawan)," ujar akun itu.

Banyak pihak yang kemudian merasa miris sekaligus menyayangkan hal itu terjadi. Sebab masih banyak korban yang sampai saat ini diperkirakan belum ditemukan dan masih tertimbun guguran Gunung Semeru.

Beragam reaksi pun dikeluarkan oleh netizen Tanah Air yang turut marah atas apa yang dilakukan tim produksi sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda.

"Penambang Pasir yang mencari nafkah di saat ada bencana erupsi malah dimarahin, sementara ini bikin sinetron diperbolehkan," tulis @ahmad_anjarwicak****.

"Semua itu tergantung dari yang meng ACC surat pengajuan. Kalo tidak di ACC GABAKALAN DONG SYUTING DISANA," kata @02****.

"Rasa empatinya hilang," timpal @teguh****.

Tim Era.id sejak kemarin sudah berusaha menghubungi pihak Corpcom Manager dari stasiun televisi ANTV yang bertanggung jawab. Namun sampai saat ini belum mendapatkan respon.