Imlek di Solo Tahun Ini Hanya Diwarnai 1.000 Lampion

ERA.id - Setelah absen karena pandemi, tahun ini perayaan Imlek di Kota Solo diselenggarakan kembali. Panitia menyiapkan 1.000 lampion yang mewarnai kawasan Balai Kota dan Pasar Gede, Solo.

Ketua Panitia Imlek Bersama 2022 Sumartono Hadinoto mengatakan tahun ini perayaan Imlek kembali dilakukan. Meskipun tak semeriah tahun-tahun sebelum pandemi.

"Memang kami adakan, tapi tidak banyak yang dilakukan," kata Sumartono saat ditemui di Gedung PMS, Solo, Selasa (25/1/2022).

Tahun ini Panitia Imlek Bersama 2022 menyiapkan sebanyak 1.000 lampion yang akan tersebar di beberapa titik. Diantaranya Balai Kota Solo, Tugu Pemandengan depan Pasar Gede dan Jalan Mayor Kusmanto.

"Kami sebar di tiga titik ini agar mengurai keramaian," katanya.

Sebelumnya, tiap tahun panitia selalu menyiapkan 5.000 lampion yang dipesan langsung dari mancanegara. Namun tahun ini lampion hanya dipesan dari Kota Solo dan Jakarta saja.

"Karena masih dalam kondisi pandemi dan persiapannya mendadak, makanya kami hanya datangkan dari Jakarta saja. Itupun jumlahnya tidak banyak," katanya.

Pemasangan lampion ini tiap tahun selalu menjadi pusat perhatian bagi warga yang ingin swafoto. Namun karena masa pandemi Covid-19, panitia mengantisipasi kerumunan dengan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Solo.

"Nanti saklarnya kami berikan ke Satpol PP. Sekiranya ada kerumunan biar dikondisikan. Makanya kami minta agar masyarakat juga bisa menghindari kerumunan saat swafoto,"katanya.

Selain itu, untuk memecah kerumunan, akan ada tiga lokasi lain yang bisa digunakan warga untuk swafoto. Pertama yakni di Pucangsawit, Kantor Metta FM dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).

Kegiatan lainnya yang akan digelar untuk menyemarakkan Imlek 2573 dengan shio harimau ini yakni perayaan Cap Go Meh. "Tahun ini untuk Cap Go Meh kami hanya mengundang 200 orang saja. Biasanya sampai 1.000 orang di Balai Kota," katanya.

Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tahun ini ia menginstruksikan tetap melaksanakan perayaan Imlek. Sebab perayaan ini sudah berhenti selama dua tahun.

"Tapi tenang saja, tahun ini perayaannya ketat. Dan kegiatan yang mengundang massa tetap kami tiadakan, seperti Grebeg Sudiro masih belum kami adakan," ucapnya.