Pria Asal Nepal Pecahkan Rekor Terbanyak Mendaki Gunung Everest

ERA.id - Seorang pria Sherpa atau suku yang berasal dari Nepal berhasil memecahkan rekor sebagai pendaki gunung Everest terbanyak. Dia berhasil mendaki gunung Everest sebanyak 26 kali dan mengalahkan rekornya sendiri tahun lalu.

Kami Rita, pria berusia 52 tahun itu merupakan pendaki gunung Everest terbanyak sepanjang sejarah. Pendakian ke-26 Rita itu dilakukan pada Sabtu (7/5/2022) waktu setempat dan menjadi pemimpin bagi 10 pendaki lainnya.

"Kami Rita telah memecahkan rekornya sendiri dan membuat rekor dunia baru dalam pendakian," kata Taranath Adhikari, direktur jenderal Departemen Pariwisata di ibu kota Kathmandu, dikutip CNN, Senin (9/5/2022).

Diketahui, rute pendakian yang digunakan oleh Kami Rita ini merupakan jalur yang dipelopori oleh warga Selandia Baru, Sir Edmund Hillary dan seorang sherpa bernama Tenzing Norgay pada tahun 1953. Jalur tersebut bahkan sampai saat ini menjadi yang paling populer.

Kami Rita sendiri tercatat pertama kali memecahkan rekor puncak gunung Everest pada 22 Mei 2018, setelah berbagai rekor 21 puncak dengan dua pendaki lainnya. Menurut catatan Guinness World Records, tahun berikutnya, dia kembali menaklukan puncak Everest ke-23 kalinya pada 15 Mei 2019.

Namun berselang enam hari kemudian, dia mengalahkan rekornya kembali dengan sampai ke puncak Everest untuk ke-24 kalinya. Pendakian ke-25 gunung Everest dilakukan oleh Rita tepat satu tahun lalu ketika jalur pendakian kembali dibuka setelah pandemi Covid-19.

"Beberapa orang mengejar rekor, tapi saya tidak melakukan ini untuk rekor," kata Kami Rita Sherpa kepada AFP.

Lalu, kata Rita, salah satu tujuannya melakukan pendakian Everest terus-menerus ini hanya untuk meningkatkan pariwisata di Nepal. Dia pun berusaha semaksimal mungkin untuk mendatangkan pendaki gunung dan membuat para pendaki bahagia.

Melansir NPR, Kami Rita gagal mencapai puncak pada usaha pertamanya pada tahun 1992. Meski sempat gagal, kehidupan masa kecil Rita yang sudah terikat dengan gunung sudah terjalin sejak dirinya kecil tidak membuatnya menyerah begitu saja.  

Ayahnya, Mingma Tshering Sherpa adalah salah satu pemandu profesional pertama di Everest ketika Nepal mulai mengizinkan pendakian internasional pada 1950. Sementara Kami Rita bekerja sebagai porter yang mengangkut peralatan ke base camp Everest sejak ia berusia 12 tahun.

Barulah di tahun 1994 untuk pertama kalinya Kami Rita berhasil mencapai puncak gunung Everest dan melakukannya hampir setiap tahun. Tetapi di hari yang sama ketika Kami Rita memecahkan rekor ke-26, seorang pendaki asal Rusia, Pavel Kostrikin meninggal di Camp I Sabtu malam. Kematian itu menandai kematian kedua musim ini.

Everest telah didaki 10.657 kali sejak pertama kali didaki pada tahun 1953 dari sisi Nepal dan Tibet. Menurut database Himalaya, sejauh ini 311 orang telah meninggal dunia.