Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Sejumlah Titik di Papua, KKB: Tidak Hanya di Hutan, Kami Ada di Kota dan Seluruh Dunia

ERA.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengakui kelompoknya melakukan pengibaran bendera Bintang Kejora di Wamena pada 30 hingga 31 Mei 2022 lalu.

Juru bicara KKB Sebby Sambom mengatakan pengibaran tersebut merupakan bagian dari perlawanan terhadap pemerintah.

Dia menyatakan pengibaran bendera itu juga memiliki tujuan untuk menuntut Papua Merdeka dan terlepas dari Pemerintah Indonesia.

"Boleh Sampaikan kepada Pemerintah Indonesia bahwa TPNPB ada dimana-mana, dan akan membuktikannya. Bukan di hutan saja, tetapi TPNPB ada dimana-mana baik itu di Hutan, di Kota, dan juga di seluruh dunia," jelas Sebby kepada Era.id pada Rabu (1/6/2022).

KKB, jelas dia, juga akan membuktikan kepada dunia bahwa mereka adalah organisasi yang tangguh dan gigih karena sudah 60 tahun bertahan.

Seperti diketahui, Kelompok Kriminal Bersanjata (KKB) mengakui dua anggotanya tewas ditembak pasukan TNI Polri pada Jumat 27 Mei lalu.

Juru bicara KKB Sebby Sambom mengatakan penembakan tersebt terjadi pada Jumat Sore di Jalan Towenggi, Kabupaten Puncak, Papua.

Padahal, dia mengklaim kedua anggotanya tengah menghadiri acara gereja.

"Di tengah acara itu telah terjadi Penembakan oleh Pasukan Teroris yaitu TNI dan Polri terhadap Anggota TPNPB," jelas Sebby kepada Era melalui pesan singkat pada Jumat (31/5/2022).

 "Dalam hal ini kami perlu sampaikan kepada Rakyat bangsa Papua dan Kepada Masyarakat Internasional dan Nasional Indonesia bahwa mereka adalah Pasukan Pembela Kebenaran, yang mana telah dan sedang berjuang untuk bebaskan Rakyat bangsa Papua dari Kejahatan Pemerintah Indonesia melalu Pasukan Teroris yaitu TNI & Polri," tambah Sebby.