Ini Jurus yang Dipakai Erick Thohir untuk Perkuat BUMN di Era Digital

ERA.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir blak-blakan soal cara membenahi bisnis BUMN.

Dia mengatakan sebuah bisnis harus bisa mengadopsi perkembangan zaman.

Dia berkata ada tiga yang penting menjadi acuan masa depan bisnis, yakni disrupsi teknologi, perubahan iklim dan kesehatan.

"Perubahan itu yang akan mengubah bisnis model dan cara menjalankan usaha," ujar Erick Tohir di acara HIPMI.

Lebih lanjut, Erick berkaya tuntutan bisnis tersebut tidak hanya berlaku bagi swasta tapi juga BUMN. Di era digital transformasi menjadi sangat penting.

"Seperti di Telkom bukan lagi telco company tapi perusahaan yang membangun infrastruktur digital. Kalau dahulu kita bicara jalan tol, listrik masuk desa, hari ini kita bicara WiFi masuk desa, cloud, data center fiber optik," kata dia.

Kemudian, Erick menuturkan di era saat ini tim menjadi penting bukan lagi bekerja dengan ego sendiri-sendiri.

"Kalau BUMN hanya tergantung pada seorang Erick Thohir, tidak mungkin kita bisa membenahi BUMN yang tadinya jumlahnya 108 sekarang dikecilkan menjadi 41. Tadinya labanya hanya Rp13 triliun, sekarang laba Rp126 tirliun," tegasnya.

Lebih dari itu, di era digital banyak efisiensi yang bisa dibuat. Tolak ukurnya adalah jangan sampai rugi. "Transparansi dan profesional menjadi transformasi yang kita lakukan," pungkas Erick.