Rumah Yusuf Mansyur di Tangerang Diserbu Warga, Buntut Investasi Batu Bara yang Bermasalah

ERA.id - Puluhan orang menggeruduk rumah Yusuf Mansur di Jalan Masjid Baitul Amin, RT 03/03, Kelurahan Ketapang, Kematan Cipondoh, Kota Tangerang.

Kedatangan puluhan orang ini merupakan buntut dari adanya investasi patungan usaha hotel apartemen dan patungan aset pada 2012.

Ustaz Yusuf Mansur sudah membuat investasi bisnis batu bara di Kalimantan Selatan pada 2009.  

Investasi itu digalang di Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Investor yang diajak adalah jemaah Masjid Darussalam yang notabene dari kalangan menengah ke atas.

Investasi bernilai miliaran rupiah tersebut kini tidak ada kejelasan. Ada sekitar 250 orang yang menginvestasikan dana hingga lebih dari Rp50 miliar.

Muhammad Nur Syamsu salah seorang yang mendatangi lokasi tersebut membacakan tujuan dari kedatangan puluhan warga.

Dia menyebut dalam hal ini jemaah masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur dengan ini menyatakan sikap.

"Kami minta Yusuf Mansyur untuk mengembalikan seluruh dana investasi batu bara Jabal Nur, jamaah Darussalam kota wisata," ujarnya, Senin (20/6/2022).

Kata dia selain itu kedatangan kelompok ini juga untuk Meminta Yusuf Mansyur melakukan mubahalah atas kebenaran pernyataan yang menyatakan investasi batu bara Jabal Nur.

"Kemudian Yusuf Mansyur tidak pernah presentasi bisnis batu bara di masjid Darussalam kota wisata Cibubur," jelasnya.  

Jemaah Yusuf Mansyur, lanjut Syamsu, tidak pernah terlibat dalam bisnis batu bara dengan jamaah masjid Darussalam kota wisata Cibubur.

"Jamaah Yusuf Mansyur selalu mengalah dan telah mengembalikan investasi jamaah masjid Darussalam kota wisata Cibubur dan ada yang satu orang telah dikembalikan sampai dengan 23 miliar," ujarnya.

Dia menambahkan jika pernyataan tersebut tidak segera dipenuhi, maka mereka akan kembali mendatangi kediaman Yusuf Mansyur. "Kami akan datang lagi ke rumah dengan massa yang lebih banyak lagi dari sekarang," tutupnya.

Sementara itu Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah membenarkan adanya kedatangan puluhan warga ke kediaman Yusuf Mansyur.

"Mereka merasa menjadi korban, tapi sudah di mediasi juga dengan pengacaranya. Bahkan tadi mereka berterimakasih sama pihak Kepolisian sudah dikawal oleh Polsek Cipondoh," jelasnya.