Beberapa Halte Bus BRT di Makassar yang Terbengkalai Akan Dipindahkan ke Takalar

ERA.id - Beberapa Halte Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Makssar, Sulawesi Selatan, akan dipindahkan ke Kabupaten Takalar usai terbengkalai. Dishub Sulsel yang merencanakannya.

Bagaimana tidak, beberapa halte yang dibangun megah awalnya, kini jadi tempat binatang membuang kotoran. Hal itu didukung oleh BRT yang jarang terlihat hilir mudik. Lain halnya dengan Teman Bus yang beberapa waktu belakangan kini banyak digandrungi masyarakat.

Ambil contoh halte BRT di Jalan Andi Pettarani, Makassar. Kaca halte itu mulai pecah, plafon berlubang, dinding penuh coretan. Parahnya lantainya rusak, sehingga tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat menunggu bus.

Plh Kadishub Sulawesi Selatan Aruddini mengatakan pihaknya akan membongkar halte BRT Mamminasata yang kini mulai terbengkalai itu. "Sejumlah halte yang dibongkar itu juga akan direlokasi ke Kabupaten Takalar. Kita sudah usulkan ke Biro Aset (Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulsel)," katanya, Rabu (6/6/2022).

Dipindahkannya ke Takalar, sebab akan ada proyek BRT Maminasata yang baru dengan desain halte yang berbeda pada sebelumnya. Katanya lagi, Dishub Sulsel akan membangun sejumlah stasiun baru.

Di Sulsel sendiri BRT Mamminasata memiliki total 158 halte yang terbentang dari Kabupaten Maros hingga Takalar. "Tidak semua halte yang dibongkar akan dihapus, karena ada yang akan direlokasi haltenya ke Takalar. Ada halte yang diangkat ke kantor. Ada juga daerah yang minta seperti Takalar. Kita akan pindahkan jadi halte Teman Bus," ungkapnya.

Penghapusan halte sendiri belum terealisasi dalam dekat ini lantaran anggaran yang menjadi pemicunya. Saat ini, Dishub Sulsel masih menyiapkan proses lelang untuk halte yang tidak akan digunakan.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sulsel menyiapkan 246 armada BRT baru untuk beroperasi di wilayah Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar). BRT tersebut ditarget mulai beroperasi tahun 2023 nanti.