Bentrok Warga di Maluku Tenggara, Kepala Kasat Reskrim hingga Anggota Brimob Kena Panah

| 22 Feb 2024 09:30
Bentrok Warga di Maluku Tenggara, Kepala Kasat Reskrim hingga Anggota Brimob Kena Panah
Ilustrasi polisi amankan bentrok antar warga. (Antara)

ERA.id - Bentrok antar-warga terjadi di sekitar Perumahan Pemda, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Selasa (20/2) malam. Akibat bentrok ini, Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara AKP Wido Dwi Arifiya Zaen tertembak panah.

Selain AKP Wido, satu anggota brimob juga terkena hembusan anak panah.

"Dengan adanya kejadian tersebut anggota kami kena panah salah satu adalah anggota brimob yang terkena panah di lutut sebelah kiri. Kemudian Kasat Reskrim Polres Malra yang mengalami luka kena panah di kepala," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M. Rum Ohoirat kepada wartawan, Kamis (22/1/2024).

Panah di kepala Wido diambil pada Rabu (21/2) kemarin. Wido dan anggota brimob ini masih menjalani perawatan secara intensif.

Rum pun menyampaikan satu pelajar juga tewas akibat insiden ini. Siswa ini tewas usai terkena tembakan senapan angin di kepalanya.

"Iya satu orang meninggal dunia salah satu warga dari kelompok yang meninggal dunia, umurnya 15 tahun ini merupakan pelajar. Yang sangat kita sesalkan adalah kejadiannya tengah malam pelajar ikut-ikutan di dalam bentrokan tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan bentrok antarwarga di kawasan tersebut sudah sering terjadi. Pemicu bentrok hanya karena masalah sepele saja.

Untuk kejadian pada Selasa silam, diduga karena satu di antara kelompok warga mengancam ibu-ibu. Warga dari kubu sebelah pun emosi dan memunculkan konsentrasi massa. Setelah itu, bentrok antar dua kelompok warga terjadi.

"Sementara dilakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku-pelakunya," ucapnya.

Rekomendasi