Merasakan Gudeg Yogyakarta di Bandung

Tim Editor

Gudeg Gendis (Lui Mufaza/era.id)

Bandung, era.id - Tidak terasa Ramadan sudah masuk dipertengahan bulan. Biasanya, di antara kamu sudah mempersiapkan mudik ke kampung halaman. 

Buat kamu yang tinggal di Bandung dan berasal dari Yogyakarta namun tidak berniat mudik, ada santapan yang menarik. Resto ini menawarkan gudeg dengan racikan asli Yogyakarta.

Resto itu adalah Gudeg Gendis, yang berada di Jalan Sarimanah Raya Nomor 74, Sarijadi Kota Bandung.

Pemilik Gudeg Gendis, Maulisa Rochwati mengatakan, makanan yang cenderung berasa manis itu punya cara memasak yang khusus. Butuh waktu lama mengolah nangka muda untuk gudeg agar rasanya meresap maksimal. 

"Di Yogyakarta sendiri ada gudeg yang tidak terlalu manis, namanya gudeg garing atau tanpa kuah. Bentuknya kaya rendang garing, dengan rasa manis dan gurih dan rasa manisnya bisa diterima untuk orang yang tidak terlalu suka manis," jelas Lisa kepada era.id beberapa waktu lalu.

Untuk menikmati gudeg asli Yogyakarta, Lisa bilang, akan sangat sempurna dipadukan dengan krecek. "Biasanya, gudeg asli Yogyakarta selalu dilengkapi dengan krecek yang terdiri dari kacang tolo, tempe yang potong kecil-kecil, dan kerupuk kulit, rasanya pedes. Jadi, untuk menikmati Gudeg enggak usah pakai sambal lain, karena krecek sendiri pasangan gudeg yang sangat menggugah selera," papar Lisa.

Menyantap gudeg dengan krecek merupakan perpaduan yang sangat pas. Kelezatan dari gudeg yang manis dan rasa gurih pedas dari krecek menyatu saat dilahap.

"Kalau di Yogyakarta, krecek itu sambelnya gudeg. Tapi karena orang Bandung, rata-rata suka sekali dengan pedas, kami menyediakan sambal secara terpisah dan mengikuti lidah juga. Di warung makan kami, kami mengurangi komposisi manis, tapi kami tidak mengurangi ciri khas gudeg khas Yogyakarta yang berani menggunakan santan agar menghasilkan rasa gurih saat dinikmati," jelas Lisa.

Di warung makan miliknya, harga gudeg dijual dengan harga 15ribuan. Dengan harga segitu, mungkin kamu bisa menghapus rindu kampung halaman di Yogyakarta sana. Ditambah pilihan lauk lainnya cukup banyak, seperti ayam suwir, telor dan ayam goreng dengan varian harga yang enggak akan menguras dompet.

Tag: kuliner ramadan

Bagikan: