Yang Perlu Kamu Tahu Soal Masker Kain dan Cara Perawatannya

Tim Editor

    Sedang memuat podcast...

    Ilustrasi masker kain. (maja7777 dari Pixabay)

    Jakarta, era.id - Saat ini masker kain diwajibkan dipakai ketika ke luar rumah. Hal itu untuk menekan risiko tertular virus korona baru atau COVID-19. Namun, sayangnya masih banyak orang yang tidak tahu cara perawatan masker kain yang bisa dipakai berkali-kali itu.

    Darrell Spurlock, direktur Leadership Center for Nursing Education Research, Widener University di Pennsylvania, Amerika Serikat mengingatkan untuk selalu mencuci masker kain sama seperti pakaian dalam.

    "Ganti setiap hari dan saat kotor," kata dia seperti dilansir Medical Daily, Rabu (15/4/2020).

    Spurlock menyarankan mencuci masker dengan air panas dan detergen untuk memastikan virus dan kotoran keluar dari kain. "Pencucian normal untuk masker yang terbuat dari kain pakaian, termasuk mengeringkan masker dengan panas tinggi, harusnya cukup untuk menghilangkan inokulasi virus korona," kata dia.

    Baca Juga : Rice Cooker Bisa Sterilkan Masker Sekali Pakai, Begini Caranya

    Para ahli kesehatan meyakini virus korona baru dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan atau droplet dari batuk atau bersin. Sebagian mereka berpendapat, mengenakan masker wajah di ruang publik dapat membantu mengurangi risiko penularan virus.


    Ilustrasi (Pixabay)

    Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan masker kain cukup untuk mereka yang sehat. Dia menyarankan orang-orang mencuci rutin masker dan tidak memakainya lebih dari empat jam.

    Di sisi lain, ahli virologi pemenang Nobel, Harold Varmus dan Komisi Tetap Penyakit Menular dan Ancaman Kesehatan Abad 21, Amerika Serikat, Harvey Fineberg seperti dilansir The Guardian pernah mengungkapkan, masker kain bisa menghentikan 99 persen droplet.

    Baca Juga : Masker Bedah, Tisu, dan Kain, Mana Lebih Efektif?

    Namun, ingatlah masker kain tidak boleh dikenakan anak-anak di bawah usia dua tahun, siapa pun yang mengalami kesulitan bernapas atau mereka yang tidak bisa melepas masker sendiri. Selain masker, tetaplah menjaga jarak fisik dan sosial dan menerapkan perilaku bersih seperti mencuci tangan dengan air dan sabun.

    Mengeringkan masker kain dengan sinar matahari

    Mengeringkan masker di bawah sinar matahari ternyata bukanlah langkah terbaik karena suhu yang lebih tinggi diperlukan untuk membunuh patogen, menurut asisten profesor di departemen hygiene di Universitas Kedokteran Varna, Bulgaria, Dimitar Marinov.

    Jika kamu tidak memiliki pengering di rumah, kamu dapat menyetrika atau memasukkan masker ke dalam oven yang bersih selama 20 menit pada suhu sekitar 70 derajat celsius.

    Tidak ada waktu untuk mengeringkan masker atau kulit wajah kamu sensitif terhadap detergen? Semprotkan larutan pemutih lima persen dan biarkan masker mengering di udara, saran kontributor senior Forbes, Tara Haelle.

    Jangan menggunakan produk seperti Lysol dan disinfektan lainnya jika label menyatakan dapat mengiritasi kulit. Uji semprotan pemutih di tangan kamu terlebih dahulu sebelum menyemprotkannya pada masker kamu.

    Saat mencuci, kamu bisa menempatkan masker bersama pakaian lain di mesin cuci. Jika ingin menambahkan disinfektan tambahan, klorin atau pemutih warna lainnya bisa menjadi pilihan, kata ahli mikrobiologi di University of North Carolina di Chapel Hill, Amerika Serikat, Rachel Noble, seperti dilansir Channel News Asia.

    Baca Juga : Efektifkah Cegah Virus COVID-19 dengan Masker Kain?

    Jika kamu khawatir warna masker rusak, mencuci dengan tangan tidak masalah. Gosok-gosok masker yang sudah direndam detergen setidaknya selama 20 detik dalam air hangat, saran ahli dermatologi di Dermatologist Consultant, Georgia, Amerika Serikat, Emily de Golian.

    Merebus masker dalam air selama lima menit direkomendasikan. Namun, kelemahan metode ini, bahan masker bisa rusak setelah beberapa kali rebusan.

    "Masker wajah kain waktu pakainya bisa seumur hidup. Barang ini bisa memburuk seperti halnya sprei," kata Noble.

    Agar aman, dia merekomendasikan untuk tidak merebus masker lebih dari 10 kali. Untuk itu, mungkin merebus masker bisa kamu lakukan seminggu sekali. 

    Tag: covid-19

    Bagikan :