Simpatisan Rizieq Shihab Berunjuk Rasa di Bogor: Rizieq Diperlakukan Bagai Penjahat

Tim Editor

Ratusan masa pendukung Habib Rizieq Shihab berunjuk rasa (Diman Sutini/ ERA.id)

ERA.id - Ratusan masa pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Daulat Rakyat (GMDR), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Senin (22/3/2021). Koordinator masa aksi Asep Abdul Kodir mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan pihaknya ini merupakan buntut dari kasus hukum yang menjerat HRS. 

Tak hanya itu, aksi unjuk rasa tersebut, merupakan wujud perlawanan yang dilakukan simpatisan HRS, atas perlakuan diskriminatif kepada para ulama di Indonesia.

"Islam sebagai agama mayoritas warga Indonesia dan pioner kemerdekaan bangsa sepatutnya dijunjung tinggi. Ulama haruslah dihormati oleh negara, tidak boleh ada diskriminasi apa lagi kriminalisasi ulama," katanya, Senin (22/3).

Massa aksi menilai, kasus hukum yang menjerat HRS merupakan sebuah bentuk kebiadaban dan kedzaliman yang jelas terhadap ulama. Dalam unjuk rasa tersebut, setidaknya massa aksi menyuarakan empat tuntutan kepada pemerintah.

Pertama hentikan segala bentuk adu domba antar ormas umat Islam, hormati dan muliakan alim ulama  dan tokoh agama Islam, tegakkan Pancasila kemanusiaan yang adil dan beradab dan laksanakan amanah pembukaan UUD 1945.

"Oleh karenanya, kami datang ke sini ingin menunjukkan betapa kami tidak terima dengan apa yang terjadi pada guru dan panutan kami. Karena beliau diperlukan bagaikan penjahat," tutupnya.

Tag: bogor rizieq shihab kriminalisasi ulama unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Daulat Rakyat

Bagikan: